PERENCANAAN KAWASAN JALUR LINGKAR BARAT UNIVERSITAS GADJAH MADA DENGAN KONSEP SUSTAINABLE STREETS
CHAIRUMI TYAS SATITI, Ir. Didik Kristiadi, MLA., MAUD.
2014 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKota dan perkotaan sebagai wadah aktivitas manusia berkembang bersamaan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kota menawarkan berbagai kesempatan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan mudah. Dari sinilah muncul daya tarik, yang menjadikan banyak orang nyaman tinggal di kota. Jalan merupakan salah satu bagian dari kota yang memberi dampak signifikan bagi kehidupan komunitas serta kegiatan ekonomi. Kawasan kampus Universitas Gadjah Mada merupakan bagian Kabupaten Sleman yang memiliki ciri-ciri kota. Kegiatan pendidikan di bagian dalam kampus, serta aktivitas dan pergerakan manusia di sekitarnya membuat kawasan tersebut menjadi ruang yang dinamis. Di Jalur Lingkar Barat UGM, terdapat akses menuju pusat-pusat fasilitas umum dan sosial seperti RSUP Dr. Sardjito, lingkungan Klaster Saintek, SD Percobaan 2, serta swalayan Mirota Kampus. Kemudahan akses melalui Jalan Lingkar Barat UGM menjadikannya salah satu pusat perjalanan di Kabupaten Sleman. Dengan daya tarik kawasan yang semakin tinggi, muncul pula tuntutan adanya kawasan yang berkelanjutan agar dapat bertahan dari kerusakan lingkungan. Hal ini mengakibatkan perlu adanya inovasi dan solusi untuk perencanaan kawasan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Perencanaan kampus harus bisa mengembalikan kenyamanan kampus sebagai tempat beraktivitas masyarakat luas secara umum dan sivitas akademika UGM secara khusus. Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan perencanaan ruas jalan yang mengacu pada konsep sustainable streets. Konsep tersebut diperkenalkan oleh Smart Growth. Sustainable Street Concept atau konsep jalan berkelanjutan terdiri atas aspek movement (pergerakan), ecology (ekologi), dan community (komunitas). Konsep tersebut mendukung aktivitas dan pergerakan manusia dan barang, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan untuk mendukung keberlanjutan. Penerapannya di beberapa negara lain telah menunjukkan dampak positif terhadap ruang dan lingkungan sekitarnya. Inti dari konsep sustainable streets akan dijadikan acuan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan kawasan Jalur Lingkar Barat UGM. Fokus perencanaan adalah penerapan konsep sustainable streets di kawasan tersebut, untuk pergerakan masyarakat sekitar utamanya civitas akademika. Hasil dari perencanaan ini berupa gambar rancangan jalan, serta arahan desain yang diharapkan mampu menjadi rekomendasi untuk diterapkan agar tercipta iklim jalan yang aman, nyaman, hijau, dan berkelanjutan.
Cities and urban areas were spaces where people developed together with science and technology. Cities provide various opportunities for society to easily fulfill their needs. These facilities will attract people to live comfortably in the city. Street plays a significant role in affecting the living community and economic activities in a city. Gadjah Mada University campus area is one part of Sleman Regency which possess characteristics of urban areas. The academic activities within campus and also the activities happen around it had transformed the campus into a dynamic space. At the western ring road, there were accesses into the center of facilities both social and public such as RSUP Dr. Sardjito, Saintek Cluster, SD Percobaan 2, Mirota Kampus Supermarket, etc. This ease of access turned the western ring road into one of central transportation corridors in Sleman Regency. With its rising attraction, the urge to arrange this area emerged, in order to protect it from environmental damage. This needs innovative solution for planning a sustainable area to answer people needs. Campus planning has to be intended for comfort, to meet the demand of community in common, and UGM academic community. One way to objectify these needs is by planning using sustainable streets concept, the concept that was being introduced by Smart Growth from USA. Sustainable streets concept contains three aspects: movement, ecology, and community. These aspects together support the activities and movements of men and goods, with respect to the environment. The practices of this concept in several other countries had shown positive impact towards surrounding spaces and neighborhood environment. The essentials of this concept were used as reference and were modified into actions that are suitable for UGM western ring road. This plan focuses on implementing the concept into that area to enhance the movement of local civilians and academic community. The result of the planning is design recommendation of the street corridor, and design guidelines that are expected to be implemented in the future.
Kata Kunci : sustainable streets, rancang kota, neighborhood