Laporkan Masalah

SEKOLAH ALAM: SEKOLAH YANG MEMBEBASKAN (Studi Tentang Proses dan Metode Pembelajaran Di SDIT Alam Nurul Islam Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman)

TATAG ANGGAYUH N, Dr. M. Supraja, SH., S.Sos., M.Si.

2014 | Skripsi | Sosiologi

Seperti kita ketahui bersama pendidikan di sekolah pada umumnya sangatlah mengekang dan tidak membebaskan siswa. Sepantasnya sekolah sebagai sebuah intitusi pendidikan tempat siswa menimba ilmu haruslah dapat mengembangkan bakat, minat dan kreatifitas siswa. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya sekolah malahan mematikan kreatifitas dan potensi siswa. Berangkat dari keprihatinan ini maka hadirlah sekolah alam sebagai bentuk reaksi terhadap bentuk pendidikan yang tidak membebaskan tersebut. Sekolah ini menghadirkan sebuah sekolah yang memiliki tujuan agar dapat mewujukan sebuah pendidikan yang membebaskan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana SDIT Alam Nurul Islam selaku sekolah alam dapat membebaskan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui wawancara dan observasi, serta dokumentasi untuk melihat indikator-indikator yang mengindikasikan sekolah alam ini merupakan sekolah yang membebaskan siswa dan untuk melihat bentuk-bentuk pembebasan yang ada di sekolah tersebut. Di dalam penelitian ini akan menjelaskan mengenai penerapan proses dan metode pembelajaran yang diterapkan di SDIT Alam Nurul Islam sehingga dapat diketahui bentuk-bentuk pembebasan di sekolah tersebut serta indikator-indikatornya sehingga dapat dikatakan sebagai sekolah yang membebaskan. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah sekolah alam dapat membebaskan siswa dengan berbagai bentuk pembebasan. Bentuk yang pertama adalah dengan konsep sekolahnya. Dengan menerapkan konsep sekolah alam tersebut sekolah ini dapat mengatasi permasalahan mengenai interaksi guru dengan murid. Dimana hubungan antara keduanya berlaku dua arah. Siswa dapat dengan bebas mengutarakan kritik maupun masukkan kepada guru dalam hal cara mengajar dan penyampaian materi apabila mereka kurang memahaminya baik itu karena terlau cepat dalam menerangkan maupun mereka masih belum dapat memahami materi yang diajarka. Bentuk yang kedua adalah dengan proses pembelajarannya. Di sekolah ini siswa dapat terlibat langsung secara aktif dalam setiap proses pembelajaran sehingga siswa dapat dengan bebas melihat dan merasakan serta mengambil kesimpulan mengenai materi yang sedang dipelajari. Bentuk yang ketiga adalah dengan metode pembelajarannya. Dengan penerapan metode pembelajaran berpusat pada siswa menjadikan siswa dapat berpikir lebih aktif dan kritis sehingga hal ini dapat membantu mereka dalam mengembangkan diri dan menggali potensi mereka serta siswa dapat merasakan kebebasan mengeksplorasi setiap pembelajaran yang ada disana. Kata kunci :

As we all know school education in general is very restrictive and does not exempt students. Appropriate school as an educational institution where students gain knowledge to be able to develop their talents, interests and creativity of students. But the opposite happened even deadly school students' creativity and potential. Departing from the idea of a concern is the sekolah alam as a form of reaction to a form of education that does not absolve them. The school is presenting a school that has the aim to realize an education that liberates students. The purpose of this study was to determine how SDIT Alam Nurul Islam as the sekolah alam may exempt students. This study used a descriptive method through interviews and observations, as well as the documentation to see indicators that indicate the nature of the school is a school that is exempt students and to see the forms of liberation that exist at the school. In this research will explain the application process and methods applied in SDIT Alam Nurul Islam that can be known forms of liberation at the school as well as the indicators that can be considered as freeing schools. The conclusions obtained from this study is the sekolah alam may exempt students with various forms of liberation. The first form is the concept of school. By applying the concept of the sekolah alam this school can overcome the problem of the interaction of teachers and students. Where the relationship between the two works both ways. Students can freely express criticism and enter to teachers in terms of teaching and delivery of materials if they are less well understood it was because it was too fast to explain and they still have not been able to understand the material being taught. The second form is the learning process. In this school, students can be actively involved in each lesson so that students can freely see and feel, and draw conclusions regarding the material being studied. The third form is the method of learning. With the application of student-centered learning methods can make students more active and critical thinking so that it can help them to develop themselves and explore their potential as well as students can experience the freedom to explore every lesson there. Keywords: sekolah alam, the school absolve, students

Kata Kunci : sekolah alam, sekolah yang membebaskan, siswa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.