Laporkan Masalah

PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIR DARI SUB DAS RAHTAWU UNTUK MEMENUHI AIR BERSIH DI DESA NGAMBARSARI, KECAMATAN KARANG TENGAH, KABUPATEN WONOGIRI, JAWA TENGAH

NURUL AINI, Dr.Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si.

2014 | Skripsi | KEHUTANAN

Hutan mempunyai peran yang sangat besar dalam menjaga kualitas dan ketersediaan air sehingga ada tuntutan supaya hutan sebagai tangkapan utama dan berfungsi sebagai pengatur tata air perlu dikelola dengan baik. Meningkatnya kebutuhan terhadap air bersih dan berkurangnya kuantitas air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dapat menyebabkan tekanan terhadap sumbersumber air, hingga pada akhirnya dapat menyebabkan kelangkaan air bersih. Selain itu, ancaman kelangkaan air juga disebabkan banyaknya industri air minum yang memanfaatkan sumber air pegunungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi sumberdaya air Sub DAS Rahtawu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mengetahui pola distribusi air rumah tangga, serta mengetahui perubahan konsumsi air rumah tangga masyarakat Desa Ngambarsari. Pengukuran terhadap debit sumber air dilakukan dengan menggunakan metode volumetrik. Selain di sumber air, pengukuran debit juga dilakukan di bak penampungan kelompok air di masyarakat. Pengukuran terhadap kebutuhan air bersih masyarakat Desa Ngambarsari dilakukan dengan cara wawancara dan pengisian kuisioner. Untuk mengetahui pola distribusi air rumah tangga dilakukan dengan cara pengamatan langsung yang dilakukan dari sumber air hingga ke bakbak penampungan air di masyarakat. Data-data yang telah diperoleh kemudian diolah menggunakan metode deskriptif. Debit air yang ada di sumber air Sub DAS Rahtawu sebesar 7,99 liter/detik, dengan indeks potensi sumberdaya air 13,75 yang tergolong baik. Pola distribusi air rumah tangga di Desa Ngambarsari yaitu air dari sumber air disalurkan ke bak-bak penampungan air masyarakat terlebih dahulu, kemudian didistribusikan ke rumah-rumah penduduk berdasarkan keikutsertaan dalam kelompok air. Konsumsi air rumah tangga oleh masyarakat dari tahun 2004 hingga 2014 mengalami perubahan yang sangat besar, yaitu sebesar 74 liter menjadi 162 liter/hari. Hal tersebut disebabkan karena ketersediaan air yang sangat melimpah sehingga perilaku konsumsi air yang dilakukan oleh masyarakat secara berlebih. Total perubahan konsumsi air meningkat sebesar 219%.

Forest has a role for maintaining the quality and quality of water. There is a need to maintain the forest in the upper catchment area to protect and conserve water resources. Increasing the need of fresh water potentially threated the sustainability of water resources. The discharge water measure by volumetric method, discharge measurement also conducted in the water container groups. This research aims to determine the potential of water resources from Rahtawu upper catchment to support water requirements of Ngambarsari village. Interview and questionnaires was conducted to calculate the water requirement of Ngambarsari community. Field investigation was conducted to analyze the water distribution pattern. Water discharge in Rahtawu upper catchment is 7, 99 liters/ second, with water resource potential index is 13, 75 which classified as good level condition. The distribution pattern of domestic water in Ngambarsari village using piping system from Rahtawu upper catchment to water container group. The change in settlement water consumption by community from 2004 to 2014 was over consumption, from 74 liters to 162 literrs/ day. This is was due to the availability of abundant water causing excessive water consumption behavior by the people. Total changes in water consumption increased by 219 %.

Kata Kunci : Sumberdaya air, Sub DAS Rahtawu, kebutuhan air bersih.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.