Laporkan Masalah

SIKAP PETANI TERHADAP RENCANA PELAKSANAAN PINJAMAN TANPA BUNGA PROGRAM MANDIRI BERSAMA MANDIRI DI KELOMPOK PETERNAK KAMBING NGUDI MULYO, ARGOSARI, YOGYAKARTA

NANDA ALFIANTA, Endang Sulastri, S.Pt., MA., Ph.D ; Prof. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc., Ph.D

2014 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui sikap petani terhadap pemberian pinjaman tanpa bunga. 2) untuk menganalisis pengaruh umur, tingkat pendidikan, jumlah anggota keluarga, dan luas lahan pertanian terhadap sikap petani pada program pinjaman tanpa bunga. Pengambilan data dilakukan di Kelompok Tani Ngudi Mulyo, Desa Argosari, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua anggota dari kelompok tani Ngudi Mulyo. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dibantu dengan kuesioner yang sudah valid dan reliable. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Persamaan regresi Y = 84,345+0,007X1+4,624X2+3,781X3+0,000X4. Hasil analisis menunjukan bahwa sikap petani terhadap pinjaman tanpa bunga bersikap positif (favourable) dan faktor yang mempengaruhi (P≤0,1) adalah tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga petani.

This research aimed 1) to determine the attitude of farmers towards the provision of interest-free loans. 2) to analyze the influence of age, education level, number of family members, and the vast agricultural land to farmers' attitudes on interest-free loan program. The data was collected from Ngudi Mulyo Argosari Farmers Group, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. This research, using material were all members of Ngudi Mulyo farmers group. Method of collected data was done by direct interview with questionnaire that was valid and reliable. Analysis data used multiple regression analysis, with equation of regression Y = 84.345 + 0.007X1 + 4.624X2 + 3,781X3 + 0,000X4. The results of analysis showed that the attitude of farmers towards interest-free loans is to be positive (favorable) and affecting factor (P≤0,1) were the level of education and number family members of farmers.

Kata Kunci : Petani, sikap, pinjaman, farmer, attitude, loans.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.