PENGARUH PERENDAMAN GIGI TERDEMINERALISASI DI DALAM JUS SAWI HIJAU (Brassica juncea) TERHADAP TINGKAT KEKERASAN GIGI (Kajian in vitro)
ARUM LESTARI, dr. Dyah Listyarifah, M.Sc; drg. Ruslin, M.Kes, Ph.D
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGIErosi gigi adalah proses demineralisasi secara terus menerus. Gigi yang berkontak dengan asam dalam jangka waktu yang lama akan mengalami pelunakan pada jaringan keras akibat proses demineralisasi. Sawi hijau merupakan sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai sayuran maupun pendamping olahan makanan lain. Sawi hijau mempunyai kandungan kalsium, fosfat, dan flouride yang dibutuhkan dalam remineralisasi dan mempengaruhi kekerasan gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perendaman gigi terdemineralisasi di dalam jus sawi hijau (Brassica juncea) terhadap tingkat kekerasan gigi. Penelitian ini dilakukan dengan menanam 12 sampel gigi premolar terdemineralisasi di dalam gips. Sampel kemudian direndam dalam saliva buatan dalam suhu 370 C selama 60 menit, kemudian dilanjut dengan perendaman di dalam bahan uji (jus sawi hijau mentah, jus sawi hijau rebus, dan susu) 20 mL pada suhu 370 C selama 93 menit dan 186 menit. Setiap selesai perendaman, kekerasan gigi diukur menggunakan Micro Vickers Hardness Tester. Hasil data yang diperoleh kemudian dicari selisih masing-masing antara kekerasan setelah demineralisasi dan waktu perendaman 93 dan 186 menit. Data perbedaan kekerasan gigi ini kemudian dianalisis dengan ANOVA dua arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil Uji statistik menunjukkan terdapat peningkatan kekerasan gigi yang bermakna (p<0,05) pada kelompok jus sawi hijau mentah dan jus sawi hijau rebus dibandingkan kelompok kontrol positif (susu). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sawi hijau mentah dan jus sawi hijau rebus menaikkan tingkat kekerasan gigi.
Dental erosion is the result of continuous demineralization process. Tooth which in contacted with acid long term will cause a softening on hard tissue because demineralization process. Mustard greens are vegetable that is often consumed by Indonesian people as a vegetable or another food preparations. Mustard greens contain of calcium, phosphate, and fluoride which are needed in remineralization and affect hardness of tooth. The purpose of this study was to determine the effect of demineralized tooth soaked in juice of mustards green (Brassica juncea) with the level of hardness of the tooth. This study was conducted with 12 samples of demineralized premolars tooth which planted in a cast. Then the samples were then immersed in artificial saliva on temperature 37o C for 60 minutes, after that it continued by immersion in the test material (raw mustard greens juice, boiled mustard greens juice, and milk) 20 mL at temperature of 37o C for 93 minutes and 186 minutes. After completed the immersion, the tooth hardness was measured using a Micro Vickers Hardness Tester. The results of the data is obtained each difference between tooth hardness level after demineralization immersion and the time of immersion (93 and 186 minutes). The differences of the tooth hardness level is analyzed by two way ANOVA followed by Duncan's test. The result of this study showed that there is increased the hardness of the tooth in the group of raw mustard greens juice and boiled mustard greens juice than the positive control group (milk) statistically significant (p<0,05). In conclusion, the raw mustard greens and boiled mustard greens affect the increase in hardness of the tooth.
Kata Kunci : Erosi gigi, kekerasan gigi, sawi hijau, remineralisasi