Gerakan Sosial di Mesir: Analisis terhadap Organisasi Gerakan Sosial Tamarod di Era Muhamad Morsi
AULIA NOOR, Rochdi Mohan Nazala, MSA. M.Lit
2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPada Juni 2012, Morsi berhasil memenangkan pemilu demokratis pertama di Mesir dan menggantikan Mubarak yang telah menjadi presiden Mesir dalam 30 tahun terakhir. Selama masa pemerintahannya, banyak masyarakat Mesir merasakan bahwa masih sedikit yang dapat mereka rayakan. Masyarakat menuntut lebih banyak peluang kerja, tingkat pendidikan yang lebih baik, kebebasan pers, peningkatan keamanan dan kesejahteraan. Morsi tidak menggunakan posisinya sebagai presiden untuk memenuhi harapan masyarakat, namun Morsi memberikan kekuasaan yang sangat besar bagi dirinya dengan menguasai lembaga eksekutif serta kekuasaan legislatif tanpa adanya pengawasan dan tinjauan dari lembaga yudikatif. Di tengah-tengah kondisi social unrest tersebut, Tamarod pada awalnya tumbuh dalam bentuk amorphous dan dengan dukungan luas dari masyarakat Mesir, Tamarod berkembang menjadi organisasi gerakan sosial. Kampanye petisi yang sukses dijalankan Tamarod dan demonstrasi besar di Bundaran Tahrir mendorong militer Mesir untuk memaksa Morsi turun sebagai presiden dan mengadakan pemilu demokratis baru. Setelah Tamarod mencapai tujuan jangka pendek mereka, organisasi ini berusaha menjalankan transformasi bentuknya menjadi institusi yang resmi di Mesir. Namun usaha ini menghadapi banyak hambatan internal seperti krisis identitas dan konflik internal, menjadikan Tamarod mengalami penuruan pengaruh secara perlahan.
In June 2012, Morsi won the first democratic election in Egypt and replacing Mobarak that lasted as President of Egypt almost thirty years. During his presidency, many Egyptians feel they have little to celebrate about. People demand more jobs opportunity, better education, freedom of press, improving security and social welfare. Instead of fulfilling the hopes of people, Morsi granted himself unlimited powers and the power to legislate without judicial oversight or review of his acts. Amid this social unrest, Tamarod emerge initially in amorphous form and with wide supports from Egyptian people, Tamarod became a social movement organization. Successful petition campaign led by Tamarod and massive demonstration in Tahrir Square encourage Egyptian military to force Morsi to resign as president and arrange new democratic election. After Tamarod achieved their short term goal, this organization is trying to transform themselves into formal institution in Egypt. However, this effort is facing lots of obstacle such as identity crisis and internal conflict, making Tamarod gradually lose their power and union.
Kata Kunci : tahapan gerakan sosial, revolusi, organisasi gerakan sosial.