Kepemimpinan di Ngudi Makmur Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul
LINA NURRACHMA SARI, Dra. Ambar Teguh Sulistiyani M.Si
2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Pemimpin adalah sosok panutan yang secara sepakat dijadikan sebagai orang terdepan dari kegiatan hidup. Sosok ini mempunyai tugas dan kewajiban untuk memberikan perlindungan dan bantuan secara pribadi dan mengelola kegiatan agar dapat mencapai tujuan yang sudah diprogramkan. Ngudi Makmur adalah organisasi sosial yang anggotanya adalah perempuan. Anggota Ngudi Makmur yang semuanya adalah perempuan dan ibu rumah tangga sanggup bertahan di dalam organisasi yang sudah berjalan selama 6 tahun. Minimnya anggota tidak menyurutkan niat anggota dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai ekonomis demi kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan yang dijalankan di Ngudi Makmur. Bagaimana ketua mengarahkan anggota untuk tetap konsisten berada dalam organisasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket kepada ketua dan anggota organisasi Ngudi Makmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi Ngudi Makmur merupakan wadah kreasi anggota dalam mengelola sampah. Bertambahnya keterampilan dan kreativitas anggota menjadi nilai plus bagi anggota, sedangkan untuk masyarakat sekitar yang belum menjadi anggota dikarenakan masih kurangnya minat masyarakat dalam kegiatan organisasi. Kegiatan yang diselenggarakan baik oleh Ngudi Makmur maupun dari organisasi lain mendapat partisipasi dari masyarakat dengan hadirnya masyarakat namun kurang berminat dalam kegiatan berorganisasi. Saran-saran yang penulis ajukan adalah perlunya pengawalan dengan sungguh-sungguh dari pemerintah dalam upaya pengelolaan sampah. Karena permasalahan sampah ini melibatkan banyak pihak dan tidak akan berhasil jika hanya segelintir orang saja yang berjuang untuk mengelola sampah yang semakin banyak dan semakin beragam. Perlunya merubah mindset masyarakat dalam mengelola sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan berorganisasi.
Leaders are role models that are agreed figure is used as the cutting edge of life's activities. This figure has a duty and obligation to provide protection and assistance in person and manage activities in order to achieve the goals that have been programmed. Ngudi Makmur is a social organization whose members are women. Members Ngudi Makmur whom are women and housewives can survive in an organization which has been running for 6 years. The lack of members will not deter members in managing the waste into products of economic value for conservation. The purpose of this study was to determine the leadership exercised in Ngudi Makmur. How leaders ordered the members to remain consistent within the organization. In this study the authors used descriptive analysis by collecting data through observation, interviews and questionnaires to the chairman and members of the organization Ngudi Makmur. The results show that the organization is a container creations Ngudi Makmur members in managing waste. Increasing skill and creativity to be a plus member to member, and for the people around you are not a member because of the lack of public interest in the activities of the organization. Events organized by Ngudi Makmur and other organizations to get the participation of the public in the presence of the public, but less interested in organizing activities. Suggestions that writer is having control earnest efforts of the government in waste management. Because of this problem involving multiple parties and will not work if only a few people who are struggling to manage waste more and more diverse. The need to change the mindset of people in waste management system with the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) and encourage people to be more active in organizing activities.
Kata Kunci : Kepemimpinan