Laporkan Masalah

TERJERAT JARING KEKERABATAN: Dinamika ekonomi berbasis kekerabatan pada masyarakat pesisir Pulau Ende

SHAKTI ADHIMA PUTRA, Dr. Pujo Semedi M.A.

2014 | Tesis | S2 Antropologi

dengan lingkup kerabat sebagai dunia risetnya, sebagaian besar melihat bahwa sistem kekerabatan dipandang sebagai suasana yang harmonis, penuh dengan kasih sayang dan toleransi. Pada kenyataannya suatu relasi kekerabatan dapat menjadi “bumerang” bagi anggota kerabat lainnya. Ada pertentangan yang terjadi di dalam keharmonisan yang semu itu. Hierarki tampak ketika berbagai elit termasuk papalele mendominasi dan menguasai jalannya kehidupan perekonomian masyarakat pulau Ende. Dalam tulisan ini, saya mencoba melihat proses sosial ekonomi dalam sistem kekerabatan yang justru dipakai sebagai alat untuk mengeksploitasi kerabatnya. Aturan dan norma yang mengatur anggotanya mempengaruhi perilaku keseharian masyarakat. Adanya kepentingan di dalam sistem kekerabatan nampak ketika papalele memiliki dominasi atas kerabatnya sebagai tenaga kerja. Kebutuhan akan prestige menjadi penting bagi papalele untuk menunjukkan dominasinya. Banyaknya ikan yang didapat nelayan serta kepatuhan kerabat menjadi modal bagi papalele sebagai elit lokal untuk tetap dapat berkuasa. Sebaliknya nelayan sebagai kerabat wajib memberikan tenaga dan jasanya kepada papalele. Banyaknya ongkos yang dikeluarkan untuk keperluan adat membuat papalele harus memutar perekonomiannya dengan cara memonopoli perdagangan ikan dari kerabat. Dengan kata lain ini dilakukan untuk menutupi biaya adat yang banyak. Pada sisi yang lain mereka yang tidak memenuhi kewajibannya akan “terpental” keluar dari komunitasnya, akan tetapi tetap harus membayar kepada keluarganya sebagai bentuk hormat keluarganya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sistem kekerabatan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi dan politik para elit (papalele). Penelitian ini saya lakukan di Pulau Ende khususnya Desa Rendoraterua dan Desa Ekoreko Kecamatan Pulau Ende Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur untuk melihat dinamika kehidupan dalam sistem kekerabatan masyarakat pesisir. Kata Kunci : Kekerabatan, Dominasi, Pertukaran, Eksploitasi

During this research conducted social scientists on the scope of his research world as relatives, most see that systems of kinship is seen as a harmonious atmosphere, full of compassion and tolerance. In fact, a relation of kinship can be \\"boomerang\\" for members of other relatives. There is a conflict going on in the apparent harmony. Hierarchy appears when various elites including papalele dominate and control the course of the economic life of the people of the Ende island. In this thesis, I would like to try watching at the social-economic processes in the kinship system that actually used as a tool to exploit his relatives. The rules and norms governing members influence the daily life of society. The interest in kinship systems seem when papalele have dominance over his relatives as labor. The need for prestige became important for papalele to show his dominance. The number of fish that fishermen obtain and compliance relatives can be a capital for papalele as local elites to remain the power. Otherwise fishermen as relatives required to provide power and services to papalele. Many fare issued for purposes customary make papalele have to turn the economy by means of monopolizing fishing trade of kindred. In other words, this is done to cover the cost of a custom that a lot. On the other hand those who do not fulfill their obligations will be “bounced out” of the community, but still have to pay respect to his family as a form of family. Thus it can be said kinship systems can be used for the benefit of economic and political elites ( papalele ). I conduct this research in Ende island in particular Rendoraterua village and Ekoreko village, subdistrict Ende island, Ende regency, Flores, East Nusa Tenggara to see the dynamics of life in the coastal society of kinship systems. Keyword: Kinship, domination, exchange, eksploitation

Kata Kunci : Kekerabatan, Dominasi, Pertukaran, Eksploitasi; Kinship, domination, exchange, eksploitation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.