Cosplay sebagai Diplomasi Budaya Jepang di Arena Global
HESTIA HERASWARI, Drs.Muhadi Sugiono,MA
2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalDalam wacana politik internasional yang kontemporer, globalisasi memberikan suatu paradigma baru. Globalisasi memiliki andil dalam pemasaran maupun mempopulerkan pop culture di dunia, dengan adanya revolusi di bidang teknologi komunikasi, khususnya internet. Dalam hal ini, Japanese pop culture secara general, mendapat pengakuan global seiring dengan terjadinya perubahan tren yang cepat dalam lingkup domestik dan pasar global, dimulai dengan merebaknya anime dan manga di dunia. Ketenaran anime dan manga berkembang sangat cepat, khususnya dalam komunitas fandom yang dalam pengaplikasiannya dikenal melalui cosplay. Fandom menawarkan hal baru bagi penggemar modern sehingga fenomena tersebut menjadi penting. Respon dan antusiasme masyarakat di dunia muncul berkat internet dan media massa, mendorong kementerian pemerintah Jepang yang melihat hal tersebut sebagai suatu cara baik untuk memperkenalkan dan mentransfer "Cool Japan" bagi anak muda di negara-negara lain. Subkultur yang timbul menjadi new ways of thinking pop culture pada diplomasi budaya di era modern, khususnya dalam rangka mempromosikan Jepang di arena global.
In the discourse of contemporary international politics, globalization provides a new paradigm. Globalization has contributed to the commercialization and popularization of pop culture in the world, along with the revolution in the scope of communication technology, especially the internet. In this case of Japanese pop culture in general, it has received global recognition along with the fast changing trends in the domestic scope and global markets, starting with the spread of anime and manga in the world. Anime and mangas fame is growing rapidly, especially in the fandom community, in which the application is known through cosplay. Fandom offers new things for modern fans so that the phenomenon becomes important. The response and enthusiasm of people around the world due to the emerging internet and media, has pushed the Japanese government ministries who see it as a good way to introduce and transfer the "Cool Japan" to young people in other countries. Subculture that arises, has become a new ways of thinking pop culture on cultural diplomacy in the modern era, especially in order to promote Japan in the global arena.
Kata Kunci : Cosplay,Jepang,Diplomasi,Budaya,Pop,CoolJapan