PENERIMAAN PRIA TERHADAP PROGRAM KELUARGA BERENCANA Kajian Faktor Pendorong Pria Melakukan Vasektomi di Desa Weton Wetan, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen
GLORIA SETYVANI PUTRI KUMALASA, Dr. Setiadi, M.Si
2014 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYAINTISARI Vasektomi merupakan salah satu program KB permanen yang ditujukan untuk laki-laki. Meskipun program vasektomi sudah ada sejak lama, akan tetapi hingga saat ini masih belum banyak masyarakat yang mengenal mengenai vasektomi dan bersedia untuk melakukan vasektomi. Padahal vasektomi merupakan program KB yang sangat efektif dengan angka kegagalan yang kecil. Meskipun belum banyak orang yang mengenal mengenai KB vasektomi dan keluarga cenderung lebih memilih KB yang ditujukan untuk wanita, ternyata ada sebuah desa yang justru sangat merespon program vasektomi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari separuh pria pada usia subur yang sudah berkeluarga di sana melakukan vasektomi. Penulisan skripsi ini bersifat deskriptif yang berusaha menjawab beberapa pertanyaan mengenai faktor yang mempengaruhi pria melakukan vasektomi di desa Weton Wetan. Penelitian ini dilakukan di desa Weton Wetan selama satu bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan, observasi partisipan, wawancara dan studi pustaka untuk menunjang teori. Desa Weton Wetan terletak di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Masyarakat Weton Wetan merupakan masyarakat dengan mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Kebutuhan bahan pokok yang semakin banyak ditambah ketidakefektifan KB yang digunakan para istri membuat para suami di desa Wetonwetan memutuskan untuk melibatkan diri langsung dalam program KB dengan melakukan vasektomi agar tidak menambah keturunan lagi. Tidak hanya karena faktor dari dalam keluarga yang mendorong pria untuk melakukan vasektomi di desa Wetonwetan. Faktor dari luar yaitu lingkungan juga sangat berpengaruh mendorong pria melakukan vasektomi.
Vasectomy is a permanent family planning program aimed at men. Although vasectomy program has been around a long time, but until now still not many people know about vasectomy and willing to do it. Though a vasectomy is a highly effective family planning program with a small failure rate. Although not many people know about vasectomy and some family prefer to choose KB for women, it turns out there is a village which gives good respon to the vasectomy program. This is evidenced by more than half of men in the reproductive age who are married there do a vasectomy. This is a descriptive thesis that seeks to answer several question about the factors that affect all man to do vasectomy program at Weton Wetan village. This research was conducted in the village Weton Wtan for a month. The method that used in this study is observation, interviews and literature study to support the theory. Weton Wetan village located in the Puring district, Kebumen, Central Java. Weton Wetan people is a society with farmer as a majorrity of subsistence. The increasing of basic needs plus the ineffectiveness KB used by wives make most husband in tje village Weton Wetan decided to involve themselves directly in the program to to do the vasectomy in order not to add more child. Not only because of the family factors that encourage men to do thevasectomy in the Weton Wetan village. The environment as external factor affects the men to do the vasectomy. Key words: Vasectomy, Weton Wetan village, Male.
Kata Kunci : Vasektomi, Desa Weton Wetan, Pria / Vasectomy, Weton Wetan village, Male