Partisipasi Kelompok Pembudidaya Ikan dalam Program CSR PT. Pertamina DPPU Adisutjipto
MARYAM ADRO, Bahruddin, S.Sos, M.Sc
2014 | Skripsi | ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Tujuan utama program pemberdayaan adalah untuk menciptakan suatu pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi. Dalam menjalankan program pemberdayaan partisipasi masyarakat diperlukan untuk kesuksesan program. Program CSR yang diberikan oleh PT. Pertamina DPPU Adisutjipto adalah pendampingan budidaya perikanan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Mino Ngudi Lestari. Program pemberdayaan ini diangap perlu untuk meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat Dusun Nayan Maguwoharjo, Depok, Sleman agar dalam melakukan budidaya ikan dilaksanakan dengan cara yang lebih baik dan benar sehingga nantinya dapat meningkatkan hasil panen dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Untuk memperoleh pemberdayaan yang baik maka kerjasama antara perusahaan dan partisipasi masyarakat mempengaruhi jalannya program pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data didapat dengan cara observasi lapangan, wawancara kepada informan dan dokumentasi. Informan yang diteliti sejumlah 20 orang yang terdiri dari 3 orang pihak perusahaan, 2 orang dinas terkait, 2 orang pemerintah setempat, 11 orang KPI Mino Ngudi Lestari, 2 orang KPI Mino Laras (luar program) Selain dari informan, penelitian ini juga menggunakan beberapa referensi dan data-data sekunder yang dapat menunjang penelitian. Partisipasi masyarakat dalam kaitannya dengan program CSR PT. Pertamina DPPU Adisutjipto mampu melibatkan masyarakat untuk turut bekerjasama. Para anggota pembudidaya ikan memiliki porsi atau berkesempatan untuk dapat mengkritisi dan mengikuti jalannya program CSR bahkan kelompok juga berkesempatan untuk dapat mengatur program yang berkaitan dengan kepentingan warga sendiri. Mereka mempunyai kewenangan untuk dapat mengadakan negosiasi dengan pihak-pihak luar dengan tujuan dapat mengembangkan program yang lebih baik sehingga program CSR dapat berkelanjutan. Oleh karena itu, partisipasi para anggota KPI Mino Ngudi Lestari termasuk dalam kategori Citizen Control dalam tangga partisipasi Arenstein. Hal tersebut dapat dilihat melalui adanya jaringan yang dibangun ke berbagai pihak. Hubungan yang semakin baik dijalin antara dinas perikanan dengan KPI Mino Ngudi Lestari. Dibuktikan ketika KPI Mino Ngudi Lestari mampu mengatur kegiatannya dengan menjalin jaringan dengan pihak luar untuk bekerjasama.
xv ABSTRACT The main goal of empowerment program is to create an integrated social development. In terms of social development, the people participation is the main point to bring the program to success. CSR program that given by PT Pertamina DPPU Adisutjipto is a menitoring for Pembudidaya Ikan Mino Ngudi Lestari (Fisher-farmers association named Mino Ngudi Lestari, later will be mentioned as KPI Mino Ngudi Lestari). This empowerment program is given to improve the knowledge of the people at Dusun Nayan Maguwoharjo, Depok, Slemanso that they could increase the fish-production and give benefits to their surroundings by fishery-farming in a good and better way. The cooperation between corporate and people participation will influence the result of the program, so it����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¢����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½s necessary to keep the good relation between both party. This research is using qualitative method with descriptive analysis approach. The data are collected by field observation, interview with informants and documentations. There are 20 informants those included in this research, consist of 3 people from the corporate, 2 people from related-office, 2 people from local government, 11 people from KPI Mino Ngudi Lestari, and 2 people from KPI Mino Laras (outside the program). Beside the informants, this research also uses several references and secondary data which could support and relate to the research. CSR program from PT.Pertamina DPPU Adisutjiptoinvolve the society participation to the program realization. The members of fish-farmer have a chance to criticize and follow the CSR program, also arrange the program based on their needs. They have the authority to make a negotiation with external party in order to develop the program so that the CSR program could be sustainable. With these behaviors, the participation of KPI Mino Ngudi Lestari members is categorized to Citizen Control on Arenstein����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¢����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½s participation stage. These are shown from the networking they built to various externals or partners. Their external relations are also getting better when engaged with Fisheries Department, which support the KPI Mino Ngudi Lestari activities together with their other partners.
Kata Kunci : CSR, Community Development, Partisipasi