Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK JALUR TRANSPORTASI PERTAMBANGAN EMAS MIJNBOUW MAATSCHAPPIJ SIMAU (MMS) DI LEBONG TANDAI, BENGKULU UTARA

LIYON SAGITRA, Drs. Musadad, M.Hum.

2014 | Skripsi | ARKEOLOGI

Topik : Transportasi tidak dapat dipisahkan dari aktivitas industri. Salah satu industri yang menarik untuk dikaji aspek transportasinya ialah industri pertambangan emas Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) yang beroperasi pada masa Kolonial sejak tahun 1906 hingga sekitar tahun 1942-an. Lingkup kajian penelitian meliputi jalur dan komponen transportasi. Letak pertambangan Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) berada di Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Permasalahan dan Tujuan : Permasalahan yang dibahas ialah karakteristik jalur dan komponen transportasi yang menunjang pertambangan Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS). Tujuan penelitian untuk melihat alasan dibalik pemilihan jenis transportasi, ciri khas jalur, dan ciri khas komponen transportasi. Metode : Penelitian ini bersifat eksploratif dengan penalaran induktif. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis lingkungan. Data didapatkan dari survei lapangan, wawancara, dan studi pustaka. Kesimpulan : Pertambangan emas Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) menggunakan transportasi air yang melalui Sungai Ketahun dan transportasi darat yang menggunakan tram. Adanya kedua jenis transportasi ini membuat transportasi pertambangan lebih efisien. Pada jalur transportasi air terdapat komponen berupa pelabuhan yang merupakan pelabuhan sungai dengan karakter yang dipengaruhi lingkungan. Karakter jalur transportasi darat yang berupa tram dikategorikan sebagai jalur rel pegunungan sehingga pada beberapa bagian diperlukan pembuatan terowongan dan jembatan.

Topics : Transportation can not be separated from industrial activities. One industry that is interesting to study the transport aspects of the Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) gold mining industry is operating in the colonial period from 1906 to 1942. Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) gold mining is located in Lebong Tandai, Napal Putih districts, North Bengkulu. Problems and goals : The problem in this thesis is the characteristics of transportation track and components of Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) gold mining transportation. The purpose of this study to look at the reason behind the choice of transport, characteristics of transportation track, and characteristics components of transportation. Method : This research is exploratory with inductive reasoning. The analysis is performed using environmental analysis. Data obtained from field survey, interviews, and literature. Conclusion : Mijnbouw Maatschappij Simau (MMS) gold mining using the water transport through the Ketahun River and land transport using the tram. Both types of transportation makes gold mining transportation more efficient. Water transport have port is influenced by environment. Land transport or tram track categorized as mountain rail track so it is necessary to make tunnels and bridges.

Kata Kunci : Transportasi Pertambangan, Mijnbouw Maatschappij Simau, Lebong Tandai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.