Laporkan Masalah

Galeri Seni dan Arsitektur Kontemporer di Yogyakarta dengan Pendekatan Regionalisme dalam Arsitektur

HELMY ARDIANSYAH, Prof. Ir. Atyanto Dharoko, M.Phil., Ph.D

2014 | Skripsi | ARSITEKTUR

Yogyakarta merupakan salah satu dari sekian banyak kota di Indonesia yang memiliki nuansa seni yang kental. Banyak kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan seni yang diselenggarakan di kota budaya ini. Tidak hanya di Indonesia, pesona seni Yogyakarta juga telah dikenal di luar negeri. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Yogyakarta untuk menikmati keindahan seni yang terdapat di Yogyakarta. Tidak hanya kesenian tradisional, Yogyakakarta juga terkenal dengan seni kontemporernya. Bahkan menurut penelitian, Yogyakarta merupakan kota pusat kesenian kontemporer di Indonesia. Hal ini mendorong banyak seniman untuk membuat galeri seni di Yogyakarta. Selain kesenian yang bersifat fine-art, arsitektur juga merupakan salah satu cabang seni, yaitu seni dalam merancang bangunan. Ketrampilan para arsitek ternama Indonesia di bidang arsitektur juga dapat dibilang mumpuni. Bahkan bukan hanya arsitek profesional, karya-karya mahasiswa arsitektur pun banyak yang mampu menggaet gelar juara di berbagai sayembara. Untuk itu, guna mengakomodasi berbagai macam potensi tersebut, dibutuhkan sebuah ruang yang mampu mewadahi masyarakat untuk dapat lebih mengenal kesenian dan arsitektur kontemporer yang sangat berkembang di Yogyakarta. Galeri dapat menjadi salah satu wujudnya. Galeri umumnya bukan suatu tujuan utama masyarakat awam dalam mencari hiburan dan melepas kepenatan. Galeri kalah pamor dengan bioskop, mall, caf�©, dan lain-lain. Padahal jika dikemas dengan baik, galeri dapat menjadi salah satu potensi wisata yang mampu banyak menarik pengunjung. Galeri seni dan arsitektur kontemporer ini diharapkan dapat menjadi sebuah ikon dan tempat berkembangnya karya-karya seni serta arsitektur kontemporer di Indonesia. Dengan pendekatan regionalisme dalam arsitektur, galeri ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk para desainer bangunan untuk dapat membuat sebuah karya arsitektur yang berkelas dan modern, tanpa harus melupakan keindahan arsitektur tradisional Indonesia.

Yogyakarta is one of many cities in Indonesia, which has strong art atmosphere. Many of the activities related to the arts, held in this city of culture. Not only in Indonesia, Yogyakarta art charms have also been known abroad. Many foreign tourists visiting Yogyakarta to enjoy the beauty of art contained in Yogyakarta. Not only the traditional arts, Yogyakakarta also famous for its contemporary art. In fact, according to the study, the city of Yogyakarta is the center of contemporary art in Indonesia. This has prompted many artists to create an art gallery in Yogyakarta. In addition to fine-art, architecture is also one branch of art, that is the art of designing buildings. Indonesian skills of renowned architects can also be considered qualified. In fact, not only the professional architects, works of architecture students were able to pick up many titles in a variety of contests. Therefore, in order to accommodate a wide range of this potential, we need a space that is able to accommodate the public to be more familiar with contemporary art and architecture were highly developed in Yogyakarta. Gallery can be one of the form. Gallery is generally not a primary purpose in the general public for entertainment and relieve fatigue. Gallery overshadowed by theaters, malls, cafes, and others. In fact, if packaged properly, the gallery can be one that has a lot of tourism potential to attract visitors. Gallery of contemporary art and architecture is expected to be an icon and where the development works of art as well as contemporary architecture in Indonesia. With the approach of regionalism in architecture, the gallery is also expected to be the inspiration for the designers of the building to be able to create a work of architecture that is classy and modern, without forgetting the beauty of traditional Indonesian architecture.

Kata Kunci : Galeri, Seni, Arsitektur, Kontemporer, Regionalisme/ Gallery, Art, Architecture, Contemporary, Regionalism


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.