Pengaruh Waktu Penyimpanan Terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kental Daun Sirih (Piper betle) Pada Streptococcus mutans
AMALIA, Drs. Mufrod M.Sc., Apt
2014 | Skripsi | FARMASIEkstrak daun sirih mengandung eugenol dalam minyak atsiri yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Eugenol mudah dipengaruhi oleh kondisi lingkungan misalnya oksigen sehingga mengalami oksidasi disertai polimerisasi. Ekstrak pada umumnya tidak langsung diproses menjadi produk jadi melainkan disimpan terlebih dahulu, sehingga waktu penyimpanan dapat mempengaruhi stabilitas ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh waktu penyimpanan terhadap aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih. Ekstrak dibuat dengan metode infundasi. Infusa dipekatkan dengan cara penguapan dan ekstrak kental yang diperoleh diuji karakteristik meliputi uji organoleptis, viskositas serta kadar air. Ekstrak disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu 25ºC dan diuji aktivitas antibakteri pada hari penyimpanan ke 0, 1, 2 dan 3 menggunakan metode difusi cakram dengan media Nutrient Agar dan bakteri uji S. mutans. Setelah inkubasi selama 24 jam, diameter hambat yang terbentuk diukur dan dianalisis secara statistika menggunakan ANAVA satu jalan dan uji post hoc Games Howell dengan tingkat kepercayaan 95%. Data uji menunjukkan waktu penyimpanan mempengaruhi aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih. Penurunan aktivitas antibakteri ditandai dengan berkurangnya zona radikal dan meningkatnya zona iradikal. Hasil uji statistik memberikan nilai signifikansi lebih dari 0,005 yang berarti waktu penyimpanan berpengaruh tidak signifikan terhadap aktivitas antibakteri ekstrak kental daun sirih.
Betel leaf extract contains eugenol in essential oil that has antibacterial activity to S,mutans. Eugenol can be affected by environment, such as oxygen, so it can be oxidized and polymerized. Generally, extract doesn’t process straight to final product but store in certain time, so the storage period could affect extract stability. The goal of this research is to know the effect on storage period to antibacterial activity of Betel leaf extract. Extract made using infundation method. Infuse evaporated until concentrated. The characteristic of extract is tested including organoleptic, viscosity and water content. Extract store in closed container on 25ºC and antibacterial activity is tested on day 0, 1, 2 and 3 using disc diffusion method on Nutrient Agar and S.mutans. After 24-hr incubation, inhibition zone is measured and analyzed statistically using ANOVA one way and post hoc test Games Howell with confidence level 95%. Result of the test showed storage period affect antibacterial activity of Betel leaf extract. Antibacterial activity decreased signed by decreased of radical zone and increasing of irradical zone. Statistic test show significance level more than 0,005 that means storage period affect to antibacterial activity of Betel leaf extract insignificanly.
Kata Kunci : stability, betel leaf extract, antibacterial activity