Laporkan Masalah

Manufaktur dan Analisis Stabilitas Statis Aluminium Canoe

ANDIKA RAHMA TAM S, Ir. Mudjijana, M.Eng

2014 | Skripsi | TEKNIK MESIN

Dewasa ini sering diberitakan bahwa banyak kapal-kapal dan perahu yang oleng kemudian tenggelam. Kejadian ini bisa terjadi kemungkinankarena pembuatan kapal/perahu tidak didasari dengan ilmu-ilmu keteknikan seperti pemilihan bahan dasar pembuatan kapal, sambungan las kapal dan kestabilitasan kapal.Stabilitas kapal adalah kemampuan sebuah kapal untuk kembali ke posisi semula setelah mendapat olengan. Karena pentingnya kestabilitasan kapal maka angka stabilitas kapal harus sesuai dengan standar International Maritim Organization (IMO). Penelitian dilakukan dengan simulasi pembebanan yang bervariasi, antara lain: pembebanan 25% (canoe dan 1 penumpang), pembebanan 50% (canoe dan 2 penumpang), pembebanan 75% (canoe dan 3 penumpang), pembebanan 100% (canoe dan 4 penumpang). Pada simulasi ini akan dilakukan analisis nilai draft, titik bouyancy (B), titik berat (G), titik metasenter (M) dan lengan penegak (GZ). Hasilnya adalah bahwa canoe dapat beroperasi dengan lancar dengan muatan penumpang maksimum 2. Faktor yang paling pada stabilitas kapal adalah bentuk geometrinya.

Lately often reported that many ships and boats are tilting and then drowned. This event can occur because of the possibility of making ship / boat is not based on engineering sciences such as shipbuilding base material selection, weld joint ship and ship stability, Ship stability is the ability of a vessel to return to its original position after being tilting. Because of the importance of the ship stability, ship stability characteristics must conform to standards of the International Maritime Organization (IMO). The study was conducted with varying loading simulation, among others: loading 25% (canoe and 1 passenger), loading 50% (canoe and 2 passengers), loading 75% (canoe and 3 passengers), loading 100% (canoe and 4 passengers) . In this simulation will be done draft value analysis, bouyancy point (B), the center of gravity (G), point metasenter (M) and the righting arm (GZ). The result is that the canoe can operate smoothly with a maximum passenger payload 2. The most influential factors on the stability of the ship is the geometric form.

Kata Kunci : Aluminium Canoe, Stabilitas kapal, karakteristik geometri


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.