Laporkan Masalah

Pusat Penelitian Kelautan dan Konservasi Satwa Laut di Pandansimo Bantul Pendekatan Perancangan Ekologis

DYAH AYU MEILIASTUTI, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, MT., IAI.

2014 | Skripsi | ARSITEKTUR

Potensi kelautan yang berlimpah semakin menarik minat manusia untuk menjelajahi dan mengembangkannya. Kesadaran manusia terhadap pentingnya peran lautan dalam kehidupan membuatnya semakin giat untuk mencari tahu lebih dalam mengenai fenomena-fenomena seputar kelautan. Kota Yogyakarta yang merupakan kota pelajar menarik perhatian banyak lembaga kelautan untuk mengadakan penelitian sehingga dibutuhkan sebuah fasilitas bangunan pusat penelitian. Penelitian yang telah berkembang mengenai kelautan memunculkan fakta-fakta betapa pentingnya lautan dalam kehidupan, di antaranya sebagai pengatur iklim, tempat siklus hidrologi, dan penyedia bahan makanan untuk makhluk hidup. Di Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Bantul juga memiliki potensi kelautan yang layak untuk dikembangkan. Selain potensi sumber daya alam di dalamnya, potensi bencana seperti gempa dan tsunami harus selalu dipantau agar penanganannya dapat dilakukan dengan cepat. Selain potensi yang melimpah, keadaan satwa laut saat ini sangat memprihatinkan. Populasi Penyu terus berkurang akibat pencemaran lingkungan dan penangkapan oleh manusia. Untuk itu pula diperlukan sebuah fasilitas konservasi yang dapat membantu melestarikan satwa laut yang ada terutama di Laut Selatan Yogyakarta. Sebuah pusat penelitian kelautan memiliki persyaratan bangunan yang tinggi dengan pola-pola ruang yang rumit sehingga diperlukan proses perancangan yang teliti menganalisis setiap kegiatan yang ada dan prosesnya secara detail. Pendekatan perancangan ekologis yang digunakan memungkinkan untuk memasukkan pertimbangan terhadap dampak lingkungan pada setiap proses perancangan, sehingga diharapkan bangunan ini akan membantu dalam perbaikan lingkungan alam di sekitar bangunan.

Abundance of ocean resources have long interested man to explore and develop it. Their realization of its importance to their lives have made them to observe about ocean phenomenons even more. Yogyakarta is very interesting province that has attracted many marine researchers to do some research. To accomodate this need, a facility such as marine research center is highly needed. Based on former research about ocean, facts about the importance of ocean in our lives was clearly shown. Several important roles that it plays are as climate regulator, place for hydrological cycle, and as food provider for living beings. In Yogyakarta, especially in Bantul Region, there are many marine potentials that could be developed. Other than natural resources, disaster management for earthquake and tsunami is also very important to be researched so it could be responsed quickly. Aside from its natural resources, condition of marine biota in Bantul Region is quite depressing. Population of sea turtle keeps decreasing due to ocean pollution and human exploitation. Therefore, a facility for marine biota conservation is also needed to help conserving marine biota especially local biota in Southern Sea of Yogyakarta. A marine research center has quite high building requirements with complicated space patterns. So in design process, thorough analysis about type of activities and their precesses shoul be performed. The use of ecological design approach means that enviromental impact from our design is highly considered during design process. So we hope that this design could also repair natural environment around it.

Kata Kunci : penelitian kelautan, konservasi, perancangan ekologis, Bantul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.