MANY WORLDS INTERPRETATION DALAM MEKANIKA KUANTUM DITINJAU DARI FILSAFAT ILMU KEALAMAN
AGUSTINUS MARIO DAMAR SATRIA P, Dr. Sindung Tjahyadi
2014 | Skripsi | ILMU FILSAFATPembahasan skripsi ini adalah many worlds interpretation dalam mekanika kuantum yang digagas oleh Hugh Everett III. Skripsi ini menjawab dua pertanyaan mengenai gagasan tersebut, yaitu konsep many worlds interpretation sebagai usaha menjawab permasalahan pengukuran dalam mekanika kuantum serta pembahasan permasalahan filosofis yang muncul dalam many worlds interpretation ditinjau dari filsafat ilmu kealaman. Objek material penelitian ini adalah many worlds interpretation dalam mekanika kuantum yang ditinjau dari filsafat ilmu kealaman. Penelitian dalam skripsi ini merupakan penelitan kepustakaan dengan model penelitian mengenai teori ilmiah. Bahan dalam penelitian ini bersumber dari data pustaka baik berupa buku maupun jurnal ilmiah mengenai many worlds interpretation. Analisis data dilakukan secara filosofis dengan unsur metodis yang digunakan, yaitu deskripsi, interpretasi, dan koherensi intern. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama many worlds interpretation selain merupakan salah satu tafsiran untuk menjawab permasalahan pengukuran dalam mekanika kuantum, namun pada dasarnya setelah dilakukan pembacaan lebih lanjut ditemukan bahwa gagasan ini juga merupakan usaha penggambaran realitas dunia yang didasarkan atas mekanika kuantum. Kedua, probabilitas yang muncul dalam many worlds interpretation memiliki konsep probabilitas berbeda dengan konsep probabilitas klasik, sehingga kemudian diajukan gagasan mengenai ignorance probability untuk dapat memahami konsep probabilitas antara konsep probabilitas klasik dengan konsep probabilitas dalam many worlds interpretation. Ketiga, status ontis realitas kuantum dalam many worlds interpretation mendasarkan konsepnya didasarkan atas bentuk realisme yang objektif, selain itu permasalahan ontis dalam ilmu dewasa ini tidak lagi menyertakan permasalahan kebenaran sebagai salah satu pembahasannya. Hal ini dikarenakan permasalahan kebenaran tidak lagi dipandang sebagai pembahasan yang penting karena pengembangan ilmu sekarang ini tidak lagi berpijak pada usaha untuk menemukan kebenaran, namun lebih menitikberatkan pada usaha bagi ilmu untuk dapat berkembang.
Many worlds interpretation as one of interpretation in quantum mechanics initiated by Hugh Everett III is the main topic in this research. This research is made to answer two questions about many worlds interpretation. The first question is that how the idea of many worlds interpretation could answer the problem of measurement in quantum mechanics. While the second questions what kind of philosophical problem that many worlds interpretation have in terms of the philosophy of natural science. The material object of this research is many worlds interpretation of quantum mechanics in the philosophy of natural science perspective. Scientific theory model is used in as the model of this research, while its research method is a literature research. Material in this thesis derived from the literature data in the form of books and scientific journals about many worlds interpretation. Data analysis was performed with the philosophical element methodically used, namely description, interpretation, and internal coherence. The results of this research are as followed bellow. First, many worlds interpretation is an interpretation that is initiated by Everett to answer measurement problem and wave function collapse in quantum mechanics. The second is the basic view of the many worlds interpretation of reality is a view that was developed to connect microphysics and macrophysics reality, other than that the probability of many worlds interpretation should be viewed differently from the probabilities in quantum mechanics due to the concept of probability in quantum mechanics would be difficult if it used in many worlds interpretation of probability concepts
Kata Kunci : many worlds interpretation, mekanika kuantum, filsafat ilmu kealaman