Laporkan Masalah

Pengaruh Belanja Pemerintah, Investasi Swasta, dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, 2005-2012

MUHAMMAD TAQIYYUDDIN, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.

2014 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan nasional atau daerah adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi memegang peranan penting karena dapat dipakai untuk menilai kinerja perkembangan perekonomian suatu negara atau daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pemerintah, investasi swasta, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2005-2012. Penelitian ini menggunakan regresi data panel. Model yang digunakan dalam regresi data panel ini adalah random effect model dengan white period standard error and covariance methods. Belanja pemerintah dalam penelitian ini diproksi dengan alokasi anggaran APBD untuk belanja infrastruktur, belanja pendidikan, dan belanja kesehatan. Investasi swasta diproksi dengan pinjaman jangka menengah/panjang yang diberikan bank umum dan BPR untuk pembelian barang-barang modal dan jasa yang diperlukan guna rehabilitasi, modernisasi, ekspansi, dan relokasi proyek dan/atau pendirian usaha baru. Tenaga kerja diproksi dengan jumlah penduduk berusia 15 tahun ke atas yang termasuk angkatan kerja yang bekerja. Nilai dari belanja pemerintah dan investasi swasta pada penelitian ini telah dikonstankan dengan PDRB deflator. Hasil empiris menunjukkan bahwa belanja infrastruktur, belanja kesehatan, dan investasi swasta mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan belanja kesehatan sebagai variabel yang berpengaruh paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pengaruh belanja pendidikan dan pertumbuhan tenaga kerja adalah tidak signifikan meskipun koefisiennya positif.

One indicator of the national or regional development success is continuous economic growth. Economic growth plays an important role because it can be used to measure a country or region economic development performance. This study aims to analyze the effect of government expenditure, private investment, and labor on economic growth of regency/municipality in Jawa Tengah Province, 2005-2012. This study uses panel data regression. The model used in this panel data regression is a random effect model with white period standard errors and covariance methods. Government expenditure in this study is proxied by budget allocation for infrastructure expenditure, education expenditure, and health expenditure. Private investment is proxied by medium/long term loans given by commercial banks to purchase capital goods and services which are needed to the rehabilitation, modernization, expansion, and relocation project and/or the establishment of new businesses. Labor is proxied by the population aged 15 years old and over who are included in the labor force and currently working. The value of government expenditure and private investment in this research have been fixed by the GDP deflator. The empirical results indicate that infrastructure expenditure, health expenditure, and private investment have positive and significant effect on economic growth, with health expenditure as the variable that affects most on economic growth. Meanwhile, education expenditure and labor growth are insignificant although their coefficients are positive.

Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah, investasi swasta, tenaga kerja, data panel.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.