MAKNA PUISI AL-BULBULU AS-SAJINU DALAM ANTOLOGI AL-KHAMA´ILU KARYA ILIYYA ABU MADI: ANALISIS SEMIOTIK RIFFATERRE
RUMPOKO SETYO JATMIKO, Dra. Hindun, M.Hum
2014 | Skripsi | SASTRA ARABABSTRAKSI MAKNA PUISI "AL-BULBULU AS-SAJINU" DALAM ANTOLOGI PUISI AL-KHAMA´ILU KARYA ILIYYA ABU MADI: ANALISIS SEMIOTIK RIFFATERRE Oleh : Rumpoko Setyo Jatmiko Iliyya Abu Madi adalah seorang penyair Arab modern berkebangsaan Lebanon. Karya sastra yang banyak ia ciptakan adalah puisi. Iliyya banyak menulis puisi-puisi tentang nasionalisme, konflik, dan filosofisme akan ketuhanan, salah satu karyanya adalah al-Bulbulu as-Sajinu dalam antologi al-Khama´ilu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna puisi "al-Bulbulu as-Sajinu" dalam antologi puisi al-Khama´ilu dengan menggunakan analisis semiotik yang dikemukakan oleh Riffaterre, yaitu dengan ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Ketidaklangsungan ekspresi dilaporkan dalam pembacaan hermeneutik. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa puisi "al-Bulbulu as-Sajinu" berisi tentang negara Lebanon yang kaya akan sumber daya alamnya terpenjara akibat dari penjajahan Prancis dan Inggris sehingga ruang geraknya terbatas, sebatas wilayah Lebanon saja, oleh karena itu masyarakatnya hidup dalam kesengsaraan. Negara Lebanon ibarat burung bulbul yang merupakan simbol akan kebahagiaan itu terpenjara dalam sangkarnya yang terkurung dan tidak dapat menghibur pendengarnya dengan kicauannya yang indah.
ABSTRACT THE MEANING OF MEANING OF POET "AL-BULBULU AS-SAJINU" IN ANTHOLOGY AL-KHAMA'ILU BY ILIYYA ABU MADI: ANALYSIS SEMIOTIC RIFFATERRE Written By: Rumpoko Setyo Jatmiko Iliyya Abu Madi is a modern Arab poet Lebanese nationality. Many literary works he created is poetry. Iliyya wrote many poems about nationalism, conflict, and will filosofisme divinity, one of his works is "al-Bulbulu as-Sajinu" from the anthology al-Khama'ilu. This study aims to reveal the meaning of the poem "al-Bulbulu as-Sajinu" in the poetry anthology al-Khama'ilu using semiotic analysis proposed by Riffaterre, namely the undirect expression and semiotic readings consisting of readings heuristic and hermeneutic readings. Undirect expression reported in hermeneutic reading. From the analysis it can be seen that the poem "al-Bulbulu as-Sajinu" contains the Lebanese state is rich in natural resources imprisoned as a result of colonial France and England so that its movement is limited, the extent of any Lebanese territory, therefore the population living in misery. Countries like Lebanon nightingale symbolic of the happiness it imprisoned in a cage that is locked and can not entertain his audience with beautiful booms.
Kata Kunci : puisi, Iliyya Abu Madi, mahjar, al-khama´ilu, bulbul, semiotik.