PEMETAAN ZONASI NILAI EKONOMI DI KAWASAN RAWA PENING MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD (TCM)
ANISSA MEGIA SARI, Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc
2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGPEMETAAN ZONASI NILAI EKONOMI DI KAWASAN RAWA PENING MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD (TCM) Oleh: Anissa Megia Sari 11/320579/DGE/00913 INTISARI Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk menghitung potensi nilai ekonomi kawasan Rawa Pening menggunakan metode valuasi ekonomi Travel Cost Method (TCM) dan memetakan zona nilai ekonomi kawasan yang mempunyai potensi ekonomi terhadap harga lahan di Rawa Pening, Kabupaten Semarang.Metode penilaian ekonomi ini menggunakan pendekatan Travel Cost Method (TCM) yang didasarkan pada biaya perjalanan yang dikeluarkan. Variabel yang digunakan dalam pendekatan ini adalah data primer hasil wawancara terhadap pengunjung yang terdiri dari frekuensi kunjungan, biaya perjalanan, umur, pendidikan, pendapatan, lama kunjungan dan alternatif lokasi tujuan. Asumsi penilaian ekonomi kawasan didasarkan pada tingkat korelasi antarvariabel yang menghasilkan nilai aset kawasan yang dikaji. Hasil valuasi ekonomi tersebut dipetakan secara spasial dengan cara mengintegrasikan antara data atribut nilai ekonomi dengan data spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menghasilkan peta zona nilai ekonomi kawasan berisi informasi nilai aset kawasan dan nilai lahan yang berada di sekitarnya. Berdasarkan hasil valuasi dan zonasi dapat diketahui bahwa nilai aset ekonomi total kawasan Rawa Pening adalah sebesar Rp 107.908.334.100,- dari area seluas +- 2670 Hektar dengan terdapat tiga kelas nilai lahan yang terdapat di empat kecamatan yang dikaji, yaitu dengan rentang harga mulai Rp 300.000,- hingga Rp 400.000,- per meter. Peta yang dihasilkan dari integrasi antara aspek ekonomi dan spasial ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan obyektif terhadap proses pengambilan keputusan dalam bidang spasial dan ekonomi bagi pemerintah, sehingga mampu mengoptimalkan dan memudahkan proses managemen aset dan potensi sumberdaya. Selain dapat menjadi solusi atas kendala pengelolaan sumberdaya ekonomi kawasan di berbagai wilayah di Indonesia, peta zona nilai ekonomi kawasan juga dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat umum agar memunculkan kesadaran akan pentingnya potensi kawasan yang dimiliki.
ZONATION ECONOMIC VALUE MAPPING OF RAWA PENING USING TRAVEL COST METHOD (TCM) By: Anissa Megia Sari 11/320579/DGE/00913 ABSTRACT The purpose of this study are to calculate the potential of economic value of Rawa Pening using economic valuation namely Travel Cost Method (TCM) and to make a zonation map about the economic value potential of the land around Rawa Pening in Semarang regency. This economic evaluation method adopts Travel Cost Method (TCM) based on the travel costs incurred. Variables used in this approach is the primary data based on the interview to the visitors, that consisting of the frequency of visits, the cost of travel, age, education, income, duration of visits and alternative destination. Assuming the economic evaluation is based on the level of correlation between variabel producing asset value in the field of study. The economic valuation is mapped by integrating the spatial data attribute and economic value using Geographic Information Systems (GIS) to produce a final map that contains informations such economic value, geographical location, and spatial attributes. Based on the valuation and zonation, can be seen that the total economic value of the assetof Rawa Pening is Rp 107.908.334.100, - from an area of +- 2670 Hectares.There are three classes of land prices in four districts with price ranges from Rp 300.000, - to Rp 400.000, - per meter. Maps generated from the integration of economic and spatial aspects can be used as an objective consideration of the decision-making process in the spatial field and economic field for the government to optimize and simplify the process of the asset's management and monitoring the natural resources potential. Besides being able to provide a solution for the management of resource constraints of the economy in various regions in Indonesia, the map can be used too as a learning tool for the public society to bring awareness of the importance of potential belonging.
Kata Kunci : Kata kunci: Valuasi Ekonomi, Travel Cost Method (TCM), Sistem Informasi Geografi (SIG) Keywords: Economic Valuation, Travel Cost Method (TCM), Geographic Information Systems (GIS)