Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan SIG untuk Penentuan Lokasi Penanaman Bibit Kebun Bibit Rakyat (KBR) Desa Nglipar, Kec. Nglipar, Kab. Gunungkidul
FIRDA PUSPITA ASTRI, Drs. Zuharnen, M.S
2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGPerkembangan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografi (SIG) semakin berkembang dan mampu membantu mengatasi masalah spasial di permukaan bumi. Hal ini menjadi landasan untuk memilih penelitian menggunakan Citra Quickbird dan mengolahnya menggunakan software ArcGIS sehingga dipilih judul “Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan SIG untuk Penentuan Lokasi Penanaman Bibit KBR Desa Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan membuat peta lokasi penanaman bibit KBR di Desa Nglipar, Kec. Nglipar, Kab Gunungkidul dengan memanfaatkan data penginderaan jauh dan SIG sesuai persyaratan lokasi tanam KBR dalam Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.12/Menhut-II/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu overlay kriteria-kriteria penentuan lokasi penanaman seperti tingkat kekritisan lahan, sebaran lokasi penanaman bibit KBR, status lahan, serta kondisi lahan daerah penelitian. dan pendekatan kuantitatif berjenjang yang menjumlahkan skor kriteria tersebut. Pengolahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan software ArcGIS hingga menghasilkan output berupa Peta Lokasi Penanaman Bibit KBR. Peta ini memiliki informasi area yang sesuai untuk digunakan sebagai lokasi penanaman bibit KBR. Area yang sesuai sebagai lokasi penanaman bibit KBR seluas 223,4 Ha. Melalui peta tersebut diharapkan masyarakat Desa Nglipar, Kec. Nglipar, Kab. Gunungkidul dapat mengelola lahan mereka dengan penanaman bibit KBR terkait upaya konservasi lahan dengan lebih tepat dan bijaksana.
The development of remote sensing technology and Geographic Information System (GIS) is growing and able to help resolve spatial problems in the Earth's surface. This became the basis for selecting research using Quickbird image and process it using ArcGIS software so chosen title "Utilization of Remote Sensing and GIS for Planting Seeds Siting KBR Nglipar Village, Gunungkidul. This study aims to determine and map the location of planting seeds make KBR in Nglipar village, district. Nglipar, Gunungkidul district by utilizing remote sensing data and GIS suitable planting location requirements KBR in the Minister of Forestry of the Republic of Indonesia No. P.12 / Menhut-II / 2013. The method used in the study of overlay criteria for determining the location of the critical level of investment such as land, distribution of KBR planting location, land status, and condition of the land area of research and quantitative tiered approach that aggregate scores on these criteria. Data processing research done using ArcGIS software to produce output in the form Map Location Planting Seeds KBR. This map has information area suitable for use as seed planting site KBR. Areas suitable planting locations KBR as an area of 223.4 ha. Through these maps are expected Nglipar villagers, district. Nglipar, Kab. Gunungkidul can manage their land by planting seeds KBR related land conservation efforts with more precise and thoughtful.
Kata Kunci : Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografi, Penentuan Lokasi Penanaman Bibit Kebun Bibit Rakyat (KBR)