Laporkan Masalah

Prarancangan Pabrik Maleic Anhydride dari Benzene dan Udara dengan Kapasitas 45.000 ton/tahun

CHRISTIAN CAHYADI PUTRA, Dr. Ir. P. Sumardi, S.U.

2014 | Skripsi | TEKNIK KIMIA

Anhidrid Asam Maleat dewasa ini semakin banyak digunakan terutama sebagai bahan baku pembuatan resin dan polyester. Polyester digunakan sebagai bahan baku pembuatan baju, sedangkan resin digunakan dalam pembuatan fiberglass untuk membuatnya menjadi kuat, ringan, dan tahan terhadap korosi, seperti yang digunakan untuk pembuatan kapal, mobil, alat-alat elektronik dan sebagainya. Kegunaan lain dari anhidrid asam maleat adalah sebagai additive dalam pembuatan pernis dan minyak pelumas. Proses pembuatan Anhidrid Asam Maleat dalam prarancangan pabrik maleic anhydride ini adalah dengan mengoksidasikan benzene dalam reaktor fixed bed dengan bantuan katalis Vanadium Pentaoksida. Kemudian uap maleic anhydride diabsorbsi di menara absorber dengan menggunakan dibutyl phthalate. Maleic anhydride dipisahkan dari dibutyl phthalate di menara distilasi. Hasil keluaran menara distilasi, yaitu maleic anhydride cair, kemudian dipadatkan menjadi butir-butir Anhidrid Asam Maleat sebagai produk utama. Permintaan pasar dunia terhadap Andhidrid Asam Maleat diperkirakan akan meningkat sebesar 6,4% dari tahun 2012 sampai 2018, dengan total konsumsi diharapkan sebesar 2.752,4 kilo ton pada tahun 2018 dan sebagai perbandingan dimana pasar dunia pada tahun 2012 didominasi oleh Asia Pasifik dengan total 52% dari total konsumsi Maleic Anhydride di seluruh dunia. Pada tahun 2013 konsumsi Maleic Anhydride meningkat sebesar 6-7% per tahun menjadi 1.500 kilo ton. Berdasarkan China Chemical Report, China memproduksi 236.000 ton pada tahun 2008 dengan konsumsi sebesar 229.700 dengan harapan permintaan konsumsi meningkat hingga 394.000 ton pada tahun 2014. Hal tersebut dapat dijadikan rujukan bahwa tingkat konsumsi Maleic Anhydride di wilayah Asia masih sangat kuat, sehingga studi lebih lanjut untuk pabrik ini layak untuk dilakukan. Kata Kunci: Anhidrid Asam Maleat, Benzene, Udara

Maleic Anhydride, nowadays, is widely used as raw material for making resin and polyester. Polyester is used as raw material for clothing industries, while resin is used for fiberglass industries, to make them stronger, lighter, and resistant to corrosion, such as in cars, ships, and electronic devices products. Maleic anhydride can also be used as an additive in varnish and lubricant industries. In this plant pre-design, maleic anhydride is made by oxidizing benzene in fixed bed reactor with the catalyst vanadium pentaoxide, then the gas will be absorbed in absorbtion tower with the solvent dibutyl phtalate. Maleic anhydride is separated from dibutyl phtalate in distilation tower. The distilate, which contains high concentration of maleic anhydride, will be prilled into powder and taken as the main product. World's demand for maleic anhydride is predicted to increase 6,4% from 2012 to 2018, with the total consumption of 2.752,4 kilo tonnes per year in 2018. World's market in 2012, for comparison, was dominated by Asia Pacific with 52% of the total worldwide maleic anhydride consumption. In 2013, the consumption of maleic anhydride was increased to 6-7% per year that reached 1500 kilo tonnes. Based on China Chemical Report, China produced 236.000 tonnes in 2008 and consumed 229.700 tonnes. This number is expected to rise until 394.000 tonnes by the end of 2014. That report shows that the consumption of maleic anhydride in Asia is still potentially high, so the further studies on this plant are worth to be done. Keywords: Maleic Anhydride, Benzene, Air

Kata Kunci : Anhidrid Asam Maleat, Benzene, Udara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.