DETERMINAN KEHAMILAN REMAJA DI INDONESIA (Analisis SDKI tahun 2012)
NANDA WAHYUDHI, Dr. Agus Heruanto Hadna, M.Si.; Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc.
2012 | Tesis | S2 Mag.Studi KebijakanMasa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Dalam masa perkembangan dan penyesuaian diri ke dalam lingkungan barunya, banyak remaja yang tidak menyadari bahwa perilaku yang mereka lakukan merupakan perilaku berisiko dan menyimpang. Ketidakmatangan emosi, cara berpikir dan bertindak sangat berpengaruh pada perilaku remaja dalam penyesuaian diri tersebut. Salah satu masalah yang menjadi perhatian adalah kehamilan remaja. Kehamilan diusia remaja memiliki berbagai dampak negatif, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dari sisi pendidikan, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan remaja. Penelitian menggunakan data SDKI 2012 dengan responden wanita usia 15-19 tahun. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional yakni mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dengan dependen dalam waktu yang bersamaan pada suatu saat. Variabel lokasi tempat tinggal, tingkat pendidikan dan tingkat keterpaparan media massa merupakan variabel latar belakang, sedangkan variabel umur pertama kali berhubungan seksual dan umur pertama kali kawin sebagai variabel antara yang akan mempengaruhi kehamilan remaja sebagai variabel terikat. Hasil akhir menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lokasi tempat tinggal, tingkat pendidikan dan tingkat keterpaparan media massa dengan umur pertama kali berhubungan seksual dan umur pertama kali kawin dengan tingkat signifikan (p-value) <0,05. Sementara itu, hasil analisis multivariabel menyatakan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kehamilan remaja adalah umur pertama kali berhubungan seksual dan umur pertama kali kawin. Kata kunci: remaja, kehamilan, kehamilan remaja.
Adolescence is a transition period from children to adulthood. In the development and adjustment to the new environment, many teens do not realize what they do is a risky and deviant behavior. Emotional immaturity, way of thinking and acting is very influential on adolescent behavior in the adjustment. One of concern issue is teen pregnancy. Adolescence pregnancy has a negative impact, not only in the terms of health, but also in the terms of education, social and economic. This study aims to determine the factors that affect teenage pregnancy. The study uses data of IDHS 2012 with female respondents aged 15-19 years. The study was quantitative descriptive with cross sectional design, which is to identify the relationship between the independent variables with the dependent at the same time at some point. Location of residence, education level, and the level of media exposure as the backgroud variables, while age of first sexual intercourse and age of first marriage as intermediate variables that will affect teenage pregnancy as the dependent variable. The final results showed that there was a significant relationship between location of residence, level of education and the level of media exposureto the age of first sexual intercourse and age of first marriage with a significant level (pvalue) <0.05. Multivariate analysis showed that the age of first sexual intercourse and age of first marriage as factors that affect teenage pregnancy. Keywords: adolescents, pregnancy, adolescence pregnancy.
Kata Kunci : remaja, kehamilan, kehamilan remaja.