Laporkan Masalah

OPTIMALISASI ASET-ASET UNIVERSITAS GADJAH MADA RESIDENCE (Studi pada Dharmaputera Residence)

CRISTIAN IMANUEL MAK, EDDY JUNARSIN, M.B.A, Ph.D

2014 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan serta banyaknya kegiatan baik berskala nasional maupun internasional yang tinggi di Yogyakarta menyebabkan kebutuhan akan hunian meningkat. Untuk menjawab kebutuhan akan keterbatasan tersebut maka sarana dan prasarana perlu ditingkatkan, salah satunya dengan melakukan optimalisasi terhadap hunian yang sudah ada agar dapat memberikan keuntungan. Optimalisasi bisa berupa pemanfaatan lahan atau properti yang telah terbangun agar bisa didapatkan nilai yang tertinggi dari tanah atau properti tersebut. Lokasi yang akan di optimalisasi memiliki luas lahan 9879 m2 serta 4 (empat) buah bangunan properti yang berdiri diatas lahan tersebut, berada didaerah yang strategis di tengah kota sehingga sangat berpotensi dikembangkan menjadi apartemen, hotel, perkantoran, pertokoan/mall. Lahan ini awalnya diperuntukkan bagi asrama mahasiswa tetapi dalam perkembangannya salah satu gedung difungsikan juga untuk menerima masyarakat umum yang membutuhkan hunian. Penentuan layak tidaknya optimalisasi dilakukan bergantung pada penggunaan lahan dan properti tersebut, untuk itu perlu dilakukan analisa dengan menggunakan Highest and Best Use (HBU) guna mendapatkan lahan atau properti yang memiliki nilai tertinggi dan terbaik dari alternatif-alternatif yang ditentukan. Analisis HBU melihat aspek-aspek yaitu secara fisik dimungkinkan, secara hukum diijinkan, layak secara finansial dan memilki produktivitas maksimum Dari hasil penelitian didapatkan alternatif ketiga yaitu Pengembangan Hunian berupa perluasan kamar-kamar dinilai layak untuk dilaksanakan. Di nilai layak karena mempunyai Profit sebesar Rp2.778.899.366,- dan nilai lahan tertinggi yaitu sebesar Rp1.897.802/m2.

The increasing number of tourists, the high public interest in continuing education and the many activities of both national and international in Yogyakarta led to increased shelter needs. To answer the needs of the limitations of the infrastructure needs to be improved, one of them by optimizing the existing dwelling in order to provide benefits. Optimizing can be a land use or property that has been developed in order to obtain the highest value of the land or property. The optimization of the location will have a land area of 9879 m2 and 4 ( four ) pieces of property buildings standing on the land , which is strategically located in the area in the city center so it could potentially be developed into apartments , hotels, offices, shops/malls. This land was originally intended for a student dorm but one of the buildings in the development are also enabled to accept the general public who need shelter. The determination of the appropriateness of the optimization is done depends on the use of land and property, for it needs to be analyzed using the Highest and Best Use ( HBU ) in order to obtain land or property that has the highest value and the best of the alternatives specified. Analysis HBU see aspects that are physically possible, legally permissible, financially feasible and have the maximum productivity. From the results, a third alternative, namely Residential Development in the form of expansion chambers is considered feasible to be implemented. In a decent value because it has a Profit of Rp2.778.899.366, - and the highest land value that is equal to Rp1.897.802/m2.

Kata Kunci : Optimalisasi, Aset, Highest and Best Use


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.