Laporkan Masalah

COMPARISON OF VARIOUS DOSAGES OF DAILY RED WINE CONSUMPTION TOWARDS LIVER OF RATS FED HIGH-FAT DIET MEASURED BY ALANINE AMINOTRANSFERASE AND ASPARTATE AMINOTRANSFERASE

STEPHANIE SUTRISNO, Dr. dr. Indwiani Astuti; dr. E. Henny Herningtyas, M.Si., Ph.D

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

ABSTRAK Pendahuluan: Pakan tinggi lemak telah menjadi bagian dari gaya hidup yang diyakini menyebabkan kerusakan pada organ hati. Kerusakan awal berupa akumulasi asam lemak yang kemudian dapat berkembang menjadi fibrosis. Keberadaan fitokimia dengan antioksidan telah menjadi salah satu saran pilihan terapi yang efektif. Salah satunya adalah resveratrol yang merupakan konstituen mayor dari anggur merah. Anggur merah dikenal karena efek menguntungkan dalam menurunkan angka kematian penyakit jantung koroner. Dalam menilai kerusakan pada sistem hepatobilier, alanin aminotransferase (ALT) dan aspartat aminotransferase (AST) adalah jenis uji yang paling sering dilakukan oleh dokter. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efek dari berbagai dosis anggur merah terhadap organ hati tikus yang diberi pakan tinggi lemak dengan mengevaluasi nilai ALT dan AST. Material dan metode: penelitian quasi eksperimental dilakukan dengan membagi 30 tikus Wistar jantan menjadi 5 grup. Setelah menjalani adaptasi selama 7 hari, pengukuran karakteristik dasar dilakukan dengan mengukur berat badan, nilai ALT, dan nilai AST pada hari ke-0. Grup 1 mendapat perlakuan pakan tinggi lemak saja sebagai kontrol negatif. Grup 2, 3, dan 4 mendapat perlakuan pakan tinggi lemak dan anggur merah dalam 3 dosis berbeda. Grup 5 diberi perlakuan pakan control dan anggur merah. Sisa pakan diukur setiap hari, sementara pengukuran berat badan, nilai ALT, dan nilai AST dilakukan pada hari ke-3 dan ke-7. Hasil pengukuran dianalisa dengan Repeated Measurement, One Way ANOVA, serta Post Hoc LSD. Hasil: Tidak terdapat hasil yang berbeda bermakna secara statistik dari berat badan, nilai ALT, dan nilai AST pada perbandingan data hari ke-0 dan ke-3, serta hari ke-7. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan dari berbagai dosis anggur merah yang dikonsumsi oleh tikus yang diberi pakan tinggi lemak terhadap nilai ALT dan AST.

ABSTRACT Introduction: High fat diet (HFD) has become the part of lifestyle which is believed to cause damage to liver. Early damage may develop fatty acid accumulation that afterwards leads to fibrosis. Phytochemicals with antioxidant agent has been suggested as an effective therapeutic option. One of them is resveratrol which is a major constituent of red wine. Red wine is well-known for its beneficial effect in decreasing coronary heart disease mortality rate. To assess hepatobiliary damage, alanine aminotransferase (ALT) and aspartate aminotransferase (AST) are the most common tests ordered by physician. Thus, this research is aimed to compare the effect of daily red wine consumption in various dosages on liver of rats fed HFD by evaluate ALT and AST value. Material and Methods: Quasi experimental study is done by dividing 30 Wistar rats into 5 groups. After being adapted for 7 days, the baseline characteristic measurements are done by measuring weight, ALT, and AST value at Day-0.Group 1 is given HFD only as negative control. Group 2, 3, and 4 are given HFD and red wine in 3 different dosages. Group 5 is given control diet and red wine. Residual food is measured every day, while weight, ALT, and AST value are measured at Day-3 and Day-7. Measurements� result is analyzed by Repeated Measurement, One Way ANOVA, and Post Hoc LSD. Results: There is no statistically significant difference of weight, ALT, and AST value in the comparison of Day-0 to Day-3, and Day-7 respectively. Conclusion: There is no difference of various red wine dosages consumed by rats fed HFD towards ALT and AST value.

Kata Kunci : Pakan tinggi lemak, high fat diet, anggur merah, red wine, organ hati, liver, alanine aminotransferase, ALT, aspartate aminotranferase, AST


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.