Laporkan Masalah

INSENCE COMBUSTIBLE MINYAK ATSIRI HERBA SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf.) SEBAGAI PENOLAK NYAMUK Aedes aegypti

ANINDITA WINDA LESTARI, Dra. Sri Mulyani, D., SU., Apt.;Dr. Budi Mulyaningsih, MS., Apt

2014 | Skripsi | FARMASI

Penyakit Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kesakitan dan kematiannya masih tinggi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Repelan alami dikembangkan sebagai sediaan anti nyamuk yang relatif lebih aman daripada repelan kimiawi. Tujuan penelitian ini membuat repelan alami dengan bentuk sediaan insence combustible, menguji aktivitas repelan dari sediaan uji terhadap nyamuk Ae.aegypti dan menentukan kadar efektif sediaan uji sebagai repelan nyamuk Ae.aegypti. Penyulingan minyak atsiri menggunakan penyulingan uap dan air. Karakterisasi bahan uji dilakukan dengan menguji sifat fisika dan kimia bahan. Sediaan insence combustible dibuat dengan 5 variasi kadar dari bahan aktif minyak atsiri herba sereh dapur dalam konsentrasi 0, 2, 4, 8, dan 16%. Setiap perlakuan menggunakan 30 ekor nyamuk yang dilepaskan ke dalam kotak uji nyamuk double trap. Perhitungan jumlah nyamuk di kotak A dan B pada waktu 5, 10, 15, 30, 45 dan 60 menit, selanjutnya dihitung persentase aktivitas repelan. Analisis statistikmenggunakan Anova Nonparametric dengan Kruskal-Wallis Test. Hasil penelitian menunjukkan minyak atsiri herba sereh dapur dapat dibuatsediaan insence combustible sebagai penolak nyamuk Ae.aegypti. Kadar efektif repelan dimulai dari 2% sampai 16%. Kadar paling efisien yaitu 2% dengan persentase aktivitas repelan 92,89 ± 7,08.

Dengue fever is one of a contagious disease with high illness and death rate which infected by Aedes aegypti mosquito bites. Natural repellent is developed as anti-mosquito product that relatively safer than chemical repellent. This research goals are to produce natural repellent in from of combustible incense product, determine effective concentration of test sample as Ae. aegypti mosquito repellent. Essential oil distillation used steam and water distillation. Test sample characterization carried by physical and chemical characteristics of sample testing. Combustible insence product made in 5 concentration variations of lemongrass essential oil active substance with concentration 0, 2, 4, 8, and 16%. Each test used 30 mosquitos, released in a double trap mosquito test box. The total mosquito count in box A and B conducted at 5, 10, 15, 30, 45 and 60 minute, repellent activity percentage was counted then. Statistical analysis using Non-parametric ANOVA wih Kruskal-Wallis Test was carried. The research resulted lemongrass essential oil was able to be made as Ae. aegypti mosquito repellent combustible incense product. Effective concentration was starting from 2% until 16%. The most efficient concentration was 2% with repellent activity percentage 92,89 ± 7.08.

Kata Kunci : minyak atsiri sereh, dupa, repelan, Aedes aegypti


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.