PERSEPSI STAKEHOLDER PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN BUDAYA SUKU SEKAK DI DESA KUMBUNG DALAM HUBUNGANNYA DENGAN UPAYA-UPAYA PENINGKATAN DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN BANGKA SELATAN
ZULAIKHA NURFIANTI, Dr.Ir.Ahmad Sarwadi, M.Eng.
2014 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur PariwisataNilai strategis budaya lokal telah menginpirasi berbagai daerah untuk mengembangkan potensi lokalitas dalam pengembangan pariwisata. Dengan berbagai pertimbangan tersebut di atas, maka pengembangan pariwisata tidak boleh meminggirkan budaya dan spirit lokal. Oleh karena itu perlu digagas pengembangan pariwisata yang sejalan dengan pengembangan budaya dan semangat manusia beserta cipta, rasa dan karsanya. Gagasan tersebut dikembangkan berdasarkan asumsi bahwa pembangunan daya tarik wisata didasarkan pada pembangunan masyarakat dan budayanya. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengunggulkan kawasan Lepar Pongok sebagai kawasan pengembangan wisata Bahari dan Kebudayaan Suku Sekak sebagai salah satu daya tarik wisata budaya yang ada di Bangka Selatan. Mulai berubahnya budaya masyarakat Suku Sekak dikhawatirkan mengakibatkan bekurangnya atraksi wisata Budaya yang ada di Bangka Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya-Upaya Peningkatan Daya Tarik Wisata Budaya Suku Sekak yang telah di lakukan di Kabupaten Bangka Selatan, kemudian untuk mengetahui perubahan budaya apa saja yang terjadi setelah adanya upaya-upaya Peningkatan Daya Tarik Wisata Budaya Suku Sekak di Kabupaten Bangka Selatan, untuk mengetahui Persepsi Stakeholder Pariwisata Terhadap Perubahan Budaya Suku Sekak dalam hubungannya dengan Upaya-Upaya Peningkatan Daya Tarik Wisata Budaya Suku Sekak di Kabupaten Bangka Selatan dan akhirnya merumuskan bagaimana sebaiknya arahan kebijakan pariwisata sebagai bentuk representasi respon pemerintah dalam melestarikan Kebudayaan Suku Sekak hubungannya dengan upaya-upaya peningkatan daya tarik wisata di Kabupaten Bangka Selatan. Menggunakan Analisis Deskriftif Kualitatif dan Kuantitatif, hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan persepsi antara pemerintah dan masyarakat mengenai penyelenggaran Upacara Adat Ritual Buang Jong dan Kesenian, sehingga mengakibatkan adanya perubahan-perubahan pada unsur budaya Suku Sekak tersebut. Selanjutnya dijadikan sebagai arahan kebijakan pemerintah kedepannya sehingga upaya-upaya peningkatan daya tarik wisata budaya Suku Sekak dapat memberikan dampak positif dan mampu menjadi atraksi wisata yang diminati wisatawan sebagai bagian dari usaha pengembangan kegiatan pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan dengan tetap melestarikan budaya Suku Sekak yang ada di Desa Kumbung, Bangka Selatan
-
Kata Kunci : Budaya Suku Sekak, Bangka Selatan, Perubahan Budaya