KAJIAN PENGOPERASIAN TREM/LRT SEBAGAI ANGKUTAN MASSAL INTERNAL DI KAWASAN KAMPUS UGM
EKO RAHADI NURTANTO, Prof.Dr.Ir.Siti Malkhamah, M.Sc.
2014 | Tesis | S2 Mag. S. & T.TransportasiUniversitas Gadjah Mada merupakan salah perguruan tinggi negeri tertua yang tidak dapat dipisahkan dengan Yogyakarta. Sebagai kampus tertua, UGM dan sekitar sekarang berkembang menjadi kawasan pendidikan, bisnis, permukiman dan layanan masyarakat. Angkutan umum yang beroperasi di Yogyakarta khususnya bus dalam kota, dimana hampir semua trayek yang ada rutenya bersinggungan dengan kampus UGM belum lagi pertumbuhan kendaraan pribadi yang semakin banyak. Akibatnya jaringan jalan yang ada di lingkungan kampus UGM menjadi padat. Untuk mengatasi ini diperlukan pengembangan angkutan massal internal kampus yang ramah lingkungan di kampus UGM seperti trem. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan suatu sistem angkutan massal internal di lingkungan kampus UGM yang ramah lingkungan sehingga tercipta suasana kampus yang nyaman. Untuk mengakomodir wilayah kampus UGM yang berada di sisi barat dan sisi timur ini terdapat empat alternatif rute yang mengelilingi kampus UGM. Dimana parameter yang digunakan untuk pertimbangan pemilihan alternatif rute terdiri dari panjang lintasan atau rute, kecepatan rata- rata, headway, jumlah kebutuhan trem, waktu sekali perjalanan dan integrasi dengan moda lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif rute T2 merupakan alternatif yang terpilih dalam proses perencanaan ini. Alternatif rute T2 ini memiliki panjang lintasan atau rute 5,20 kilometer, dengan kecepatan rata –rata 20 km/jam dan headway sebesar 10 menit dan dibutuhkan waktu sebesar 26 menit untuk satu kali perjalanan serta 5 unit trem untuk memenuhi standar headway yang telah ditentukan
Gadjah Mada University is one of the oldest public universities that can not be separated with Yogyakarta. As the oldest campus, UGM and surrounding areas now developed into education, business, housing and community services. Public transport, especially buses operating in the city of Yogyakarta, where almost all the existing route of the route intersect with the campus not to mention the growth of private vehicles that more and more. As a result, the existing road network in the campus crouwded. To solve the problrm this requires the development of an internal mass transit friendly campus environment in the campus such as tram. The purpose of this study is to plan an internal mass transit system in the campus environmentâ€friendly campus environment so as to create a comfortable atmosphere. To accommodate the area of the campus is located on the west side and the east side there are four alternative routes that surround the campus. Where the parameters used for the consideration of alternative selection consists of a long path or route, average speed, headway, number of tram needs, all the time traveling and integration with other modes. The results showed that T2 is an alternative route alternatives selected in this planning process. Alternative routes T2 has a length of 5.20 kilometers track or route, with -rata average speed of 20 km / h and a headway of 10 minutes and by 26 minutes it takes for a single trip tram and 5 units to meet the standards specified headway.
Kata Kunci : Angkutan Massal Internal, Alternatif Rute, Operasional trem