Laporkan Masalah

UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN "KULLU HAZA AL-JAMALI" DALAM ANTOLOGI CERPEN 'ULBATUN MIN AS-SAFIHI KARYA IHSAN 'ABDU AL-QUDDUS: ANALISIS STRUKTURAL STANTON

SJECH RIFQI ZAINUR RAHMAN, Dra. Hindun, M.Hum.

2014 | Skripsi | SASTRA ARAB

Cerpen Kullu Haza al-Jamali merupakan bagian dari antologi cerpen Ulbatun min as-Safihi karya Ihsan Abdu al-Quddus. Cerpen ini menceritakan tentang seorang perempuan yang merasa dirinya tidak cantik yang menikah dengan seorang pria tampan. Pernikahan mereka terjadi karena perjodohan yang telah dilakukan sejak mereka masih kecil. Selama pernikahannya dia selalu khawatir terhadap cinta suaminya. Dia selalu berpikir bahwa banyak perempuan cantik yang akan berjumpa dengan suaminya. Pada akhirnya dia merasa bahwa dirinya harus memberitahu kepada suaminya untuk menikah dengan perempuan cantik agar hidup suaminya bahagia. Permasalahan yang menjadi fokus dalam pada penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dalam cerpen ini dan keterkaitan antarunsurnya. Unsur-unsur intrinsik itu terdiri dari tema, karakter (tokoh dan penokohan), alur, latar, judul, dan sudut pandang serta hubungan antarunsur intrinsik dalam karya sastra tersebut. Tema cerpen pada penelitian ini adalah ketampanan atau kecantikan seseorang yang hakiki tidak dilihat dari fisiknya, tetapi dilihat dari perilakunya atau akhlaknya. Dalam cerpen ini tokoh utamanya adalah Su`ad (si Aku) dan tokoh tambahannya adalah Hasan dan Nahid. Alur yang digunakan pada cerpen ini berupa alur maju atau progresif. Digunakannya alur maju terhadap cerpen ini berdasarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi dan diuraikan ke dalam lima tahapan. Adapun keterkaitan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen ini memiliki hubungan keterjalinan yang kuat sehingga menghasilkan sebuah makna yang menyeluruh.

The short story Kullu Haza al-Jamali is a part of an antology Ulbatun min as-Safihi created by Ihsan Abdu al-Quddus. This short story let us know about a woman who feel not pretty enough could married a handsome man. Their marriage happened because of agreement that they have been doing in the past. During the marriage, a fear and hesitation towards her husband's love were always exist around her mind. Therefore, this woman was always thinking that her husband will meet many gorgeous woman around his neighbourhood. Finally, this woman felt that she must let her husband know to have marry with another woman to get a joyful life. The study was concern about intrinsic factors that exist inside the story and have correlated each other. The intrinsic factors consist of theme, characters and characterizations, setting, plot, tittle, point of view, and correlation between intrinsic factors inside that literature. The short story theme on this research is a handsomeness or loveliness could not seems physically but from behavior or morale. The main character in this short story is Suad (I am) and additional character is Hasan dan Nahid. This short story used a forward plot or progressive. Based on the events this plot has used in that short story and divided into five steps. As for the relevance between intrinsic factors in this short story have a strong entanglement relation in order to creating a comprehensive meaning.

Kata Kunci : cerita pendek, unsur-unsur intrinsik, Ihsan Abdu al-Quddus, analisis struktural.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.