Potret Creating Shared Value di Perusahaan Manufaktur
ERWINTON SIMATUPANG, Prof. Dr. -Phil. Janianton Damanik, M.Si
2014 | Skripsi | ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Yayasan Unilever Indonesia (YUI) dalam merencanakan dan mengimplementasikan program pemberdayaan petani kedelai hitam berdasarkan kerangka CSV, serta partisipasi masyarakat di Desa Jatirejo, Kabupaten Kulon Progo, terhadap program tersebut. Keseluruhan fokus kajian tersebut dilihat dari tahap awal interaksi perusahaan dengan masyarakat hingga sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif, yang memanfaatkan data primer dan sekunder. Penelitian di lapangan untuk memperoleh data primer melalui kegiatan wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian adalah 2 orang perwakilan YUI dan 7 orang petani kedelai hitam di Desa Jatirejo. Adapun data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam proses perencanaan program pemberdayaan kedelai hitam, YUI yang bermitra dengan UGM memainkan peran yang begitu dominan. Partisipasi para petani sama sekali nihil. Dalam implementasi awal program pemberdayaan petani kedelai hitam, YUI bersama Tim Pembina UGM melakukan survei, sosialisasi, percobaan penanaman kedelai hitam disertai berbagai pendampingan, pembinaan serta bimbingan kepada para petani di lahan kas desa seluas 1 ha sebanyak empat sampai lima kali pertemuan selama penanaman. Pasca dilakukannya kegiatan percobaan penanaman, program pemberdayaan kedelai hitam mulai berjalan. Lahan yang digunakan para petani pun tidak lagi lahan kas desa. Sosialisasi, pelatihan, pendampingan, pelatihan serta monitoring dan evaluasi tetap dilakukan setiap tahunnya saat masa tanam kedelai hitam. Para petani dalam implementasi program tersebut justru berpartisipasi secara aktif. Hal ini karena para petani memiliki kesempatan untuk menilai maupun mengkritisi program pemberdayaan serta memungkinkan untuk melakukan negoisasi dalam mengambil setiap keputusan dengan YUI.
This research aims to determine the strategy of Yayasan Unilever Indonesia (YUI) to plan and implement black soybean farmers empowerment program based on CSV framework, as well as community�s participation againts this program in Jatirejo Village, Kulon Progo Regency. Overall focus of the study is viewed from the initial stage of interaction between company and community until now. This research uses qualitative method, which utilizes primary and secondary data. Research in the field to obtain primary data through interviews and observations. There are two informans from YUI and seven from black soybean farmers in Jatirejo Village. Secondary data obtained through literature review and documentation. The results obtained show YUI and UGM have dominant role in the process of program. Participation of farmers is nothing. At the beginning of implementation program, YUI and UGM surveyed, sosialized, tried black soybean planning along with mentoring, coaching, and giving guidance to the farmers in the land area of 1 ha village treasury as much as four to five times during planning meetings. After experimental planning activities were did, the black soybean farmers empowerment program starts running. Land used by farmers is no longer the land of the village treasury. Sosialization, training, and mentoring as well as evaluation are yet undertaken in every year while the black soybean of planning season. The farmers participate actively in the implementation of program. This is because the farmers have the opportunity to assess and criticize the program of empowerment as well as allow to conduct negotiations in taking any decision with YUI.
Kata Kunci : Craeting Shared Value (CSV), Implementasi, Partisipasi, Pemberdayaan, Perencanaan/ Craeting Shared Value (CSV), Implementation, Participation, Empowerment, Planning