Laporkan Masalah

KEBIJAKAN LIBERALISASI PENDIDIKAN TINGGI: PERBANDINGAN PENGALAMAN CINA DAN INDONESIA

Ferdiansyah R, Dra. Ilien Halina, M.Si.

2014 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Tulisan ini mencoba menjawab bagaimana perbandingan implementasi, respon, serta penerapan ide-ide alternatif, dalam proses liberalisasi pendidikan tinggi yang terjadi di Cina dan Indonesia. Ada beberapa hal utama yang di jelaskan. Pertama, mengenai bagaimana kondisi struktur politik internasional yang mempengaruhi kedua negara dalam mengambil langkah liberalisasi pendidikan tinggi. Kedua, penjabaran persoalan-persoalan domestik terkait bidang pendidikan tinggi yang dianggap sulit untuk dipecahkan, yang kemudian membuat negara mencari jalan keluar melalui dukungan dari ranah eksternal. Ketiga. bagaimana proses pembuatan dan pengimplementasian kebijakan liberalisasi pendidikan tinggi di kedua negara. Keempat, bagaimana respon masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Dan kelima, penulis juga berupaya melihat pelajaran apa yang bisa diambil oleh Indonesia dari pengalaman Cina, serta beberapa hal yang menjadi tantangan Indonesia ke depannya terkait dengan liberalisasi pendidikan tinggi. Temuan dari penelitian ini adalah, meskipun Cina masuk ke WTO lebih belakangan dibanding Indonesia, namun Cina telah lebih dulu melakukan liberaliasi pendidikan tinggi. Liberalisasi pendidikan tinggi di Cina pun direspon relatif baik oleh masyarakat, dan masih berlangsung progresif hingga hari ini. Sementara itu, liberalisasi pendidikan tinggi di Indonesia justru mengalami banyak hambatan. Kebijakan ini menimbukan banyak gerakan oposisi, yang kemudian mengakibatkan ketidakjelasan dalam komitmen Indonesia terkait liberalisasi pendidikan tinggi.

This paper attempts to answer how the comparison of implementation, response, and application of alternative ideas, related to process of liberalization of higher education in China and Indonesia. There are a few main things explained. First, regarding how the structure of the international political conditions that affects both countries to take policy in liberalization of higher education. Second, explaining of domestic issues related to the field of higher education which is considered difficult to be solved, which then makes the state look for a way out through the support of the external realm. Third, how the process of making and implementing policy liberalization of higher education in both countries. Fourth, how the public response to the policy. And fifth, the authors also attempt to see what lessons can be learned by Indonesian from Chinese experience. And also, things that are a challenge Indonesia in the future related to the liberalization of higher education. Then, this research shows that, although China's entry into WTO a more recent than Indonesia, but China had already done liberalization higher education. Liberalization of higher education in China has responded relatively well by the community, and has continued progressively until today. Meanwhile, the liberalization of higher education in Indonesia has experienced many obstacles. This policy raises many opposition movements, which then lead to ambiguities in Indonesia commitments related to the liberalization of higher education.

Kata Kunci : GATS, WTO, Liberalisasi Pendidikan Tinggi, Globalisasi, Komodifikasi Pendidikan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.