Laporkan Masalah

KONTRIBUSI HUTAN PENDIDIKAN TABO-TABO DALAM PENYERAPAN EMISI GAS CO2 PABRIK SEMEN TONASA DI KABUPATEN PANGKEP SULAWESI SELATAN

Fathurrahman, Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr.Sc.

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Pemanasan global adalah dampak langsung dari peningkatan emisi karbon dioksida (CO2) di atmosfer. Salah satu sumber emisi CO2 adalah disebabkan oleh pembakaran material yang mengandung unsur karbon (fosil fuel combustion) dari industri. Upaya untuk mengurangi tingkat emisi gas CO2 salah satunya adalah dengan mengetahui potensi serapan gas CO2 hutan atau tegakan. Untuk mengetahui seberapa besar potensi penyerapan CO2, perlu dilakukan penghitungan jumlah karbon hutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung simpanan karbon dan serapan gas CO2 pada Hutan Pendidikan Tabo-Tabo dan pada tegakan di areal reklamasi industri semen PT. Semen Tonasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non-destruktif untuk penghitungan karbon tegakan. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa jumlah karbon dalam biomassa di Hutan Pendidikan Tabo-Tabo adalah 14,77 ton/ha/tahun atau jumlah serapan gas CO2 adalah 54,21 ton/ha/tahun. Berdasarkan luas efektif Hutan Pendidikan Tabo-Tabo yaitu 595,94 ha maka total serapan gas CO2 Hutan Pendidikan Tabo-Tabo adalah sebesar 32.292,53 ton/tahun atau 0,91 % dari emisi gas CO2 tahunan PT. Semen Tonasa yaitu sebesar 3.530.248,35 ton/tahun. Jumlah karbon dalam biomassa tegakan di areal reklamasi PT. Semen Tonasa adalah 11,18 ton/ha/tahun atau jumlah serapan gas CO2 adalah sebesar 41,03 ton/ha/tahun. Dari luas areal reklamasi yang dihitung yaitu 38 ha maka jumlah serapan gas CO2 areal reklamasi PT. Semen Tonasa adalah sebesar 1.559,22 ton/tahun atau 0,044 % dari emisi gas CO2 tahunan PT. Semen Tonasa. Berdasarkan hasil tersebut, dibutuhkan luas areal tegakan sebesar 86.093,40 ha untuk menyerap gas CO2 tahunan PT. Semen Tonasa. Setiap jenis tanaman akan menghasilkan jumlah biomassa yang berbeda. Pemilihan jenis tanaman menjadi penting untuk meningkatkan penyerapan gas CO2. Jenis tanaman yang memiliki kandungan biomassa yang besar akan memiliki tingkat penyerapan CO2 yang tinggi. Lima jenis tanaman yang memiliki kandungan biomassa paling tinggi pada Hutan Pendidikan Tabo-Tabo adalah adalah Vitex pubescens, Pterocarpus indicus, Dracontomelon dao, dan Tectona grandi, dan Vitex copassus. Sedangkan pada areal reklamasi PT. Semen Tonasa jenis tanaman yang mempunyai serapan paling tinggi adalah Gmelina arborea, Albizia falcataria, dan Tectona grandis, Samanea saman, dan Swietenia mahagoni.

Global warming is a direct impact of increased of carbondioxide (CO2) gas emission in the atmosphere. One knwon as the source of CO2 gas emissions is caused by burning material containing the element of carbon (fossil fuel combustion) of industry. One attempt to reduce CO2 gas emission levels in the atmosphere is to determine the potential amount of CO2 absorption by forests or stands. To find out how much CO2 absorption, needs a head count of forest carbon stocks. This study aims to calculate the carbon storage and CO2 gas absorption at Tabo-Tabo Teaching Forest and at the reclamation area of PT. Semen Tonasa. The method used in this study is a non-destructive method to estimate carbon stands. The analysis showed that the amount of carbon stored in biomass of Tabo- Tabo Teaching Forest is 14.77 tons/ha/year or equal to 54.21 tons/ha/year of CO2 absorption. Based on the effective area of Tabo-Tabo Teaching Forest which is 595.94 ha, the total amount of CO2 absorption at Tabo-Tabo Teaching Forest is equal to 32292.53 tons/year or 0.91% of the annual CO2 gas emissions of PT. Semen Tonasa which is 3,530,248.35 tons/year. Carbon stored in the biomass of stands in the reclamation area of PT. Semen Tonasa is 11.18 tons/ha/year or equal to 41.03 tons/ha/year of CO2 absorption. Based on the total area of reclamation which is 38 ha, the amount of CO2 absorption of PT. Semen Tonasa is 1559.22 tons/year or 0.044% of the annual CO2 gas emissions of PT. Semen Tonasa. Based on these results, the total area of stands needed to absorb the CO2 gas emission of PT. Semen Tonasa is 86093.40 ha. Each type of plant will produce a different amount of biomass. The selection of plants to be important to increase the absorption of CO2. Types of plants that contain large biomass will have a high absorption rate of CO2. Five types of plants that contain the highest biomass at Tabo-Tabo Teaching Forest are Vitex pubescens, Pterocarpus indicus, Dracontomelon dao, and Tectona grandi, and Vitex copassus. While in the reclamation area of PT. Semen Tonasa, plant species that have the highest absorption for CO2 are Gmelina arborea, Albizia falcataria, Tectona grandis, Samanea saman, and Swietenia mahogany.

Kata Kunci : Biomassa dan Karbon, Penyerapan Emisi Gas CO2


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.