PEMANFAATAN CITRA ALOS UNTUK ZONASI KERAWANAN LONGSORLAHAN DI DAS TINALAH KABUPATEN KULON PROGO
MUHAMMAD FAJAR SULISTYO, Taufik hery purwanto, S.Si., M.Si
2014 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di DAS Tinalah yang berada dijajaran Pegunungan Menoreh di Kabupaten Kulon Progo. Das Tinalah merupakan pegunungan dan pebukitan dengan kondisi iklim basah yang sering mengalami bencana alam longsorlahan. Tujuan penelitian ini adalah (1) memanfaatkan citra ALOS untuk menyadap parameter longsor lahan, dan (2) mengetahui akurasi kerawanan longsorlahan di DAS Tinalah Kulon Progo. Data yang digunakan untuk membuat model longsorlahan di DAS Tinalah adalah kemiringan lereng, tutupan lahan, curah hujan, peta geologi, dan peta tanah. Data kemiringan lereng dan tutupan lahan didapat dari citra ALOS menggunakan metode stereoskop dan klasifikasi multispektral sedangkan untuk data curah hujan, geologi, dan tanah menggunakan sekunder. Hasil ekstraksi data ketinggian dan tutupan lahan dari citra ALOS di uji akurasi terhadap kondisi di lapangan. Hasil dari pengujian terhadap kondisi dilapangan digunakan sebagai data dasar dalam penyusunan parameter kerawanan longsorlahan. Semua parameter yang digunakan untuk menyusun kerawanan longsorlahan di bobot menggunakan metode AHP(Analitical Hierarchy Process). Dengan menggunakan metode AHP ini diketahui bahwa parameter kemiringan lereng merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam terjadinya longsorlahan. Kemampuan citra penginderaan jauh ALOS dalam menyadap informasi parameter penentu longsorlahan dinilai cukup memadai. Ini diketahui dari hasil uji akurasi tutupan lahan 75,76%, uji accuracy kerawanan longsorlahan 69,76%, dan standar deviasi ketinggian 22,23 meter. Dan dari hasil penelitian dapat diketahui dari total luas DAS Tinalah 42 km2, area seluas 16,02 km2 memiliki kerawanan longsorlahan tinggi.
This research is conducted in Tinalah Watershed in Menoreh Mountains range in Kulon Progo Regency. Tinalah watershed is mountains and hills with wet climate condition which landslide disasters frequently occur. The objective of this research are (1) to apply ALOS image for adopting landslide parameter, and (2) to know the accuracy of ALOS image to predict landslide succeptibility in Tinalah Watershed Kulon Progo. The data used for establishing watershed model are the tilt of slope, the land covering, the rainfall, the geological map, and the soil map. The tilt of slope data and the land covering are obtained by ALOS image applying the stereoscope method and the multispectral classification, whereas the data of the rainfall, the geological, and the soil are obtained from secondary source. The result of the extraction of the altitude and the land covering data from ALOS image are tested on the accuracy upon the field conditions. The result of the test as the basic data for establishing landslide succeptibility. All of the parameters used for establishing the landslide succeptibility are weighted by AHP (Analitical Hierarchy Process). By the AHP method it is found that the tilt of slope parameter is the most influential factor in the landslide happening. The capability of the ALOS remote sensing image for adopting the information of the determinant landslide parameters are adequte. This is shown by the result of the accuracy test of the land cover 75.76%, the accuracy test of the landslide succeptibility 69.76% and the Standard Deviation of the altitude 22.23 meters. And from the result of the research it is shown that from totally 42 km2 area of Tinalah Watershed, the areas of 16,2 km2 has high landslide succeptibility
Kata Kunci : kerawanan longsorlahan, DAS Tinalah, ALOS PRISM, ALOS AVNIR-2, Kulon Progo