Laporkan Masalah

Saman Karya Ayu Utami :: Kajian semiotika Riffaterre

WASANA, Dr. Faruk

2001 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian ini membahas novel Saman karya Ayu Utami dengan berlandaskan pada teori Semiotika Rifaterre. Hasil penelitian terhadap teks Saman menunjukkan bahwa signifikansi teks ditemukan setelah melalui tahap pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, dan identifikasi matriks serta model berdasarkan dari pengamatan hipogram potensial dan aktual. Dari pembacaan heuristik dapat diketahui bahwa teks Saman terbagi menjadi tiga bagian cerita, yaitu kisah perjalanan hidup Saman, kisah percintaan Laila, dan kisah mengenai persahabatan Laila dengan teman-temannya. Ketiga cerita tersebut masing-masing dapat berdiri sendiri, hanya tokoh-tokohnya raja yang saling berkaitan. Dari hasil pembacaan hermeneutik yang diikuti dengan identifikasi matriks dan model dapat diketahui bahwa, signifikansi teks Saman adalah perlawanan dan pelanggaran tokoh-tokoh yang ada dalam teks Saman terhadap kodifikasi kultural yang suclah mapan. Pelanggaran-pelanggaran tersebut merupakan jalan keluar dari kebuntuan-kebuntuan sistem kehidupan sosial dalam masyarakat yang selama itu tidal( dapat berjalan lancar. Hal ini merupakan akibat akibat dari sistem pemerintahan yang otoriter dan represif. Dengan perlawanan-perlawanan tersebut, diharapkan akan tercipta sebuah dunia baru.

This research discusses Ayu Utami's Saman novel in the base of Riffaterre's semiotic theory. The result of Saman's text inquiry shows that textual significance is found through heuristic readings, hermeneutic reading, and model and matrix identification by virtue of obsevation of potential and actual hypograms. Based on heuristic reading, Saman's text can be divided into three stories, i.e., the story of Saman's life, the tale of Laila's love affairs, and the story of Laila's friendship with hei peers. The three stories can be independent, but the the characters are closely related each other. From the hermeneutic reading, and followed by matrix and model indentification, the Saman's text significance is that the struggle against and violation of the existent characters in the text towards the established culture-codification are the doorway from social deadlock of life as during the time it has not run well, as a consequence of the implementation of authoritarian and repressive system of administration. The struggles against the system is expected to be able to create a new world.

Kata Kunci : Sastra Indonesia,Novel Ayu Utami,Saman,Riffaterre's semiotic theory,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.