Laporkan Masalah

PERAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGAS DAN JABATAN NOTARIS DI KABUPATEN SLEMAN

Rona Ayu Edithya. M, Dr. Sutanto, SH., MS.

2014 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Profesi Notaris adalah profesi yang sangat penting bagi sistem hukum khususnya di Indonesia, dari segi hubungan bisnis, perbankan, pertanahan dan lainlainnya semua membutuhkan jasa Notaris. Dengan diletakkannya tanggung jawab secara hukum kepada Notaris, maka kesalahan yang terjadi pada Notaris banyak disebabkan oleh keteledoran Notaris tersebut sedangkan kesalahan yang terjadi akibat bujukan nilai honorarium yang tinggi sudah jarang terjadi karena hal tersebut tidak lagi mengindahkan aturan hukum dan nilai-nilai etika. Dalam melakukan tugasnya, Notaris diawasi oleh Majelis Pengawas Notaris yang sekaligus juga memberikan pembinaan terhadap Notaris. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang diperkuat dengan penelitian kepustakaan. Data diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara, yang didukung oleh data sekunder yaitu data yang diperoleh dari data penelitian kepustakaan melalui studi dokumen. Selanjutnya terhadap data yang diperoleh dilakukan analisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Keberadaan Majelis Pengawas Daerah dalam mengontrol Notaris di Kabupaten Sleman merupakan suatu kebutuhan pokok, pengawasan dan pembinaan oleh Majelis Pengawas Daerah Kabupaten Sleman dilakukan minimal 1 tahun 1 kali atau lebih apabila diperlukan guna memberikan sosialisasi kepada Notaris tentang peraturan yang baru berlaku. Beberapa faktorfaktor yang melatarbelakangi Notaris melakukan pelanggaran diantaranya tidak maksimal mengikuti peraturan jabatan Notaris, gaya hidup, dan ketatnya persaingan antar Notaris.

Notary is an essential profession for the legal system, especially in Indonesia, in terms of business relation, banking, land and other systems which require a notary. By giving a notary legal responsibility, errors which might be done by the notary is mainly caused by notary’s negligence. Meanwhile errors caused by persuasion of high honorarium is rarely occurred since it goes against the law and ethics. Notary is supervised and guided by the Supervisory Council in accomplishing the duties. This is a juridical-empirical research. This research is completed by applying field study and literary study as a support. The primary data are collected by interviewing and the secondary data are collected by literary research through documental study. The data are analyzed qualitatively and presented in form of descriptive report as the result of research. The conclusion of this study is the presence of Regional Supervisory Council in controlling Notary in the Sleman district is a basic requirement. Supervision and training are conducted by Supervisory Council of Sleman at least once in a year or perhaps more if it is needed to introduce the notary about recent regulations. Several factors underlie the breaches done by notary such as disobeying the rule of legal notary, life style, and intense competition among notaries.

Kata Kunci : Peranan Majelis Pengawas , Pelanggaran Notaris


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.