Laporkan Masalah

THE POLITICS OF FEAR: CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS ON “SESAT” TERM IN MILITANT MUSLIM ONLINE MEDIA

Fardan Mahmudatul I., Dr. Muhammad Iqbal Ahnaf

2014 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya

Nahimunkar.com merupakan salah satu media online Islam yang memberikan informasi tentang sesat. Website ini bertujuan untuk mengkampanyekan kesesatan Syiah, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme). Tugas nahimunkar.com adalah untuk melacak strategi mereka dalam menghancurkan Islam. Penelitian ini tidak hanya penting dalam menjabarkan wacana sesat sebagai alasan untuk membubarkan dan melarang kelompok-kelompok tertentu dalam konflik sosial / keagamaan. Tetapi, penelitian ini juga berupaya menunjukkan struktur argumentasi nahimunkar.com melalui serangkaian tema publikasi dari berbagai tingkat masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan wacana sesat sebagai praktik the Politics of Fear ‘politik ketakutan’ dalam menciptakan kecemasan melalui publikasi dan menempatkan objek ketakutan sebagai sumber kejahatan. Ruang lingkup penelitian ini adalah tulisan yang diterbitkan oleh nahimunkar.com dalam kisaran waktu sejak 2008 hingga 2013, yakni sebanyak 1.181 tulisan. Untuk lebih memfokuskan data, studi ini menyusun grafik publikasi menjadi dua bagian, yakni analisis kelompok yang dituduh sebagai sesat dan rekonstruksi ide tentang sesat. Untuk mengungkapkan ‘politik ketakutan’, data diorganisir berdasarkan Analisis Wacana Kritis oleh Fairclough yang meliputi tiga hal (1) menemukan ketidakteraturan sosial dalam bentuk ketidakadilan dan diskriminasi, (2) menganalisis hubungan dialektis antara semiosis dan sosial lainnya unsur, dan (3) menguji logika dominan dan menantang mereka dalam menangani ketidakberesan sosial. Berdasarkan pembacaan data, karakter politik ketakutan ditemukan dalam publikasi nahimunkar.com. Karakter tersebut adalah (1) masalah struktur logis dalam mendefinisikan sesat (2) masalah narasi yang berlebihan dalam menciptakan ketakutan antara Islam dan kelompok yang dianggap sesat, (3) persoalan dari sumber publikasi, baik sumber justifikasi sebagai pembenaran menuduh kelompok sebagai sesat maupun sumber informasi dari laporan. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya kepanikan dan maraknya narasi dari peristiwa yang tidak memungkinkan untuk diakses oleh pembaca. Nahimunkar.com menempatkan sesat sebagai musuh Islam yang harus diperangi sebelum mereka mengancam kehidupan Muslim di Indonesia. Namun, informasi yang diberikan untuk menguatkan argumentasi tersebut sulit dikonfirmasi karena tumpang tindihnya fakta dan opini, sehingga memicu narasi hiperbolik yang menciptakan histeria.

Nahimunkar.com is one of Islamic online media that provides the information of sesat. This website targeted its object of propaganda on Shiites, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) and Sepilis (secularism, pluralism, and liberalism) and categorized them as the most sesat communities. The job of nahimunkar.com is to track their strategy in destroying Islam. This study is not only important in elaborating the discourse of sesat as the reason on disbanding and banning certain groups in the social/religious conflict. This research is also unique because the object of study represents the structural argumentation through the series of theme publications from various levels of issues. The goal of this research is to reveal the discourse of sesat as the practice of the politics of fear in creating anxieties via propaganda publications and defining the object of fear as the evil. The scope of this study is the writings that published by nahimunkar.com in the range of since 2008 until 2013, that about 1.181 publications. To more specify the data, this study charts those publications into two classifications, the groups who accused as sesat and the reconstruction of the idea of sesat. For revealing the politics of fear, the data are organized based on Critical Discourse Analysis by Fairclough in covering three terms (1) finding the social disorderliness in the form of injustice and discrimination, (2) analyzing the dialectical relationship between the semiosis and other social elements, and (3) testing the dominant logic and challenge them in handling social disorderliness. Based on the findings, the characters of the politics of fears are discovered in the nahimunkar.com publications. They are (1) the problem of logical structure in defining sesat (2) the problem of overwhelmed narration in creating fear in the field of war between Islam and sesat, (3) the problem of sources, both the source of justification of accusing groups as sesat and the source of information of publications. Three of them cause the increasing of panic and hysterias narratives issues that come up within society from inaccessible audience. Nahimunkar.com put sesat as the enemy of Islam that should be fought before they menace the life of Muslim in Indonesia. Moreover, the information hardly proved and confirmed because the overlapping of facts and opinions trigger hyperbolic stories of danger.

Kata Kunci : politik ketakutan, wacana, sesat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.