Pengujian empiris prediksi pecking order theory dan trade off theory mengenai leverage
WIJAYA, Muhamad Edi, Dr. Suad Husnan, MBA
2001 | Tesis | S2 ManajemenTujuan utama perusahaan adalah untuk memaksimumkan nilai perusahaan atau mensejahterakan kemakmuran pemegang saham. Salah satu cara mewujudkan ha1 tersebut adalah dengan melakukan keputusan pendanaan. Keputusan pendanaan berkaitan dengan pemilihan sumber dana dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan sehingga akan membentuk suatu struktur modal yang optimal. Struktur modal yang optimal telah banyak menjadi perdebatan dalam berbagai literatur. Walaupun demikian, tidak ada satu teori yang mampu menjelaskan secara baik struktur modal yang optimal tersebut. Penelitian ini menguji bagaimana pengaruh pecking order theory dan tradeoff theory terhadap leverage perusahaan. Selain itu ingin juga diketahui kekonsistenan perilaku leverage terhadap prediksi pecking order theory dan tradeoff theory Dua proksi yang digunakan untuk mewakili pecking order theory yaitu profitabilitas dan kesempatan investasi. Sedangkan proksi yang digunakan untuk tradeofittheory adalah free cash flow dan volatilitas. Variabel kontrol yang diharapkan mempunyai pengaruh terhadap leverage adalah dividen dan ukuran perusahaan. Periode pengamatan yang dilakukan adalah tahun 1994, 1995, dan 1996 yang menunjukkan periode yang normal. Hasil temuan penelitian ini dapat diringkas sebagai berikut. Pertama, proksi profitabilitas yang mewakili variabel pecking order theory menunjukkan hasil yang sesuai dan signifikan. Tetapi kesempatan investasi tidak dapat memberikan penjelasan pengaruhnya terhadap leverage. Kedua, free cash flow dan volatilitas menunjukkan pengaruh yang ambigius terhadap leverage. Ketiga, model regresi dengan memasukkan variabel kontrol digunakan untuk mengetahui kekonsistenan perilaku leverage. Pada model ini, variabel pecking order theory tetap memberikan hasil yang sesuai dan signifikan (profitabilitas), sedangkan tradeoff theory tetap memberikan hasil yang ambigius. Keempat, pecking order theory lebih baik dibandingkan tradeoff theory dalam mehjelaskan perilaku leverage.
Main goal of a company is to maximize a value of the firm and increase stockholder welfare. Financing decisions are one way in order to accomplish that goal. Financing decisions are related to selection of source of fund and its affect to value of the firm, until shape an optimal capital structure. Optimal capital structure has been extensively debated in the literature. However, there's no single theory can explain capital structure very well. This research attempts to investigate how pecking order theory and tradeoff theory explains leverage. Beside that, it tries to investigate leverage behavior consistency toward pecking order theory and tradeoff theory's predictions. Two proxies of pecking order theory are profitability and investment opportunity. While free cash flow and volatility are proxies of tradeoff theory. Another control variable that expected have an influence to leverage are dividend and size. Analysis periods in this study are 1994, 1995, and 1996, which are representing a normal condition. The research finding can be summarized as follow. First, profitability shows an appropriate and significant result. On the other hand, investment opportunity cannot explain its affect to leverage. Second, free cash flow and volatility show an ambiguous affect to leverage. Third, a model regression with included a control variable is used to know leverage behavior consistency. In this model, profitability, as proxies of pecking order theory, are persistent to give an appropriate and significant result. While, tradeoff theory are still give an ambiguous result. Forth, pecking order theory is superior to tradeoff theory as determinant of leverage.
Kata Kunci : Manajemen Modal, Struktur Modal, Leverage, capital structure, pecking order theory, tradeoff theory, free cash flow.