Laporkan Masalah

DE-NORMALISASI SISTEM KEKUASAAN PADA NOVEL THE TENANT OF WILDFELL HALL KARYAANNE BRONTE

Yunahar Heriyanto, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA.

2014 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian ini ingin menguraikan bagaimana bentuk de-normalisasi sistem kekuasaan yang terjadi dan mengapa pengarang mencoba menjelaskan de-normalisasi sistem kekuasaan lewat novel TToWH karya Anne Bronte. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bentuk de-normalisasi sistem kekuasaan yang dilakukan karakter utama perempuan dalam novel TToWH serta mengungkapkan mengapa pengarang, Anne Bronte mencoba menjelaskan denormalisasi sistem kekuasaan yang dianggap normal pada masa Victoria. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep normalisasi dan kekuasaan yang diusung oleh Foucault untuk memperoleh kebebasan dan jauh dari segala bentuk penindasan. Pengetahuan melahirkan kekuasaan yang kemudian mende-normalisasi sistem kekuasaan yang dianggap normal pada masa Victoria sehingga mendapatkan hak yang setara antara perempuan dan laki-laki. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan, pertama, bentuk-bentuk de-normalisasi sistem kekuasaan yang dilakukan karakter utama perempuan; 1) menentang sistem perjodohan karena perempuan juga punya kuasa atas dirinya untuk menentukan pasangan hidupnya; 2) menentang sistem perkawinan yang menjadikan perempuan boneka dan budak dalam perkawinan; 3) menentang perselingkuhan dan menjauhkan pengaruh buruk seorang ayah pada putranya yang akhirnya seorang istri terpaksa kabur dengan putranya dari rumah tanpa seizin suami; 4) seorang ibu juga bisa menjadi single parent demi anaknya. Kedua, pengarang mencoba mengunggah kesadaran kaum perempuan, selama ini, mereka hidup selalu mengalami penindasan, tersubordinasi, inferior, dan termarjinalkan oleh suatu sistem yang didominasi oleh laki-laki, dan pengarang juga memberikan wawasan baru bahwa perempuan bisa melakukan de-normalisasi sistem kekuasaan tersebut asal mereka punya keberanian dan wawasan yang cukup dari membaca sehingga akan memberikan mereka pengetahuan yang akan melahirkan kekuasaan pada mereka untuk mende-normalisasi sistem yang tidak menguntungkan.

This study intends to describe how did the forms of de-normalization of power system that occurred and why the author tried to explain the de-normalization of power system through TToWH novel by Anne Bronte. Therefore, the purpose of this study were to reveal the form of de-normalization of power committed by female character in the novel of TToWH and reveals why the author, Anne Bronte, tried to explain the de-normalization of the power system is considered normal at the Victoria's Era. To answer these questions, the study was conducted by using the concept of normalization and the power written by Foucault to gain freedom and away from all forms of oppression. Knowledge that subsequently can create the power and it can create de-normalization of the power system that is considered normal at the Victoria's Era so it created the equal rights between women and men . Based on this study, it can be concluded. First, there are some forms of the de normalization of the power system done by the main female characters ; 1 ) against the matchmaking system because women also have power over her to determine her life partner ; 2 ) opposing mating system that makes women be dolls and slave in marriage ; 3 ) against infidelity and keep away the bad influence of a father to his son, even a mother forced to flee with his son from the house without the husband 's permission ; 4 ) a mother can also be a single parent for her child . Secondly , the author tried to touch the awareness of women , during this time, they live always suffered oppression , subordinate , inferior , and marginalized by a system that is dominated by men , and the authors also provide new insights that women can do de normalization system of power unless they have enough courage and insight of reading that will give them the knowledge that will create their power to do de normalization system that is not profitable.

Kata Kunci : Kekuasaan, De-normalisasi, Sistem, Perempuan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.