Laporkan Masalah

The Impact of Fiscal Decentralization on Human Development

Efita Fitri Irianti, yonosuke HARA

2014 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Studi ini bertujuan untuk menjelaskan dampak desentralisasi fiskal terhadap pembangunan manusia khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan. Derajat otonomi regional adalah variabel yang digunakan untuk menggambarkan desentralisisasi fiskal. Rata-rata lama sekolah dan angka kematian bayi adalah vaiabel yang digunakan untuk menggambarkan sektor pendidikan dan kesehatan. Dalam analisisnya, paper ini menggunakan metode random effect model dan generated the least square estimation untuk data 30 propinsi di Indonesia dari tahun 2002 sampai 2012 yang dikelompokan ke dalam provinsi di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Hasil dari studi ini menunjukan bahwa desentralisasi fiskal memiliki hubungan positif bagi sektor pendidikan dan kesehatan. Tidak ada perbedaan pengaruh baik di Jawa maupun luar Jawa pada sektor pendidikan. Namun, untuk sektor kesehatan, propinsi di Pulau Jawa dapat menurunkan angka kematian bayi lebih baik dibanding di luar Pulau Jawa. Hasil tersebut berimplikasi bahwa untuk sektor pendidikan, perlu ada penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terutama dalam pemantauan implementasi program dan kebijakan pendidikan. Selain itu, pelu adanya akses yang terbuka terhadap fasilitas pendidikan yang merata. Sedangkan untuk sektor kesehatan selain perlu ada penguatan koordinasi juga perlu ada pemerataan dalam fasilitas dan tenaga kesehatan baik secara kualitas maupun kuantitas terutama untuk di luar jawa.

This study attempts to explain the impact of fiscal decentralization on human development, especially on education and health output. The variable treated as proxy of fiscal decentralization is a degree of regional autonomy. Mean years of schooling and infant mortality rate are variables treated as proxy education and health output. This paper conducted a random effect model and generated the least square estimation for 30 provinces in Indonesia from 2002-2012, grouped as Java and non-Java. We found that fiscal decentralization has a positive impact on education and health output. There was no difference in the impact of Java and non-Java provinces in terms of education output. But Java and non-Java health output had different impacts: the impact of fiscal decentralization on Java provinces is more effective than that on non-Java provinces. The education output results imply that we need to strengthen coordination between central and local governments, especially educational agencies, in terms of monitoring the implementation of an education policy program. We must provide open access to educational facilities and distribute teachers equally. The health output results imply that we have to focus on the distribution of health facilities in terms of both quality and quantity, especially at non-Java provinces.

Kata Kunci : fiscal decentralization, year of schooling, infant mortality rates, Java and non-Java provinces


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.