STUDI PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN PUTAR PENGGERAK MULA GENERATOR SINKRON FLUKS AKSIAL TERHADAP KARAKTERISTIK PENGISIAN BATERAI LEAD ACID SEBAGAI BEBAN GENERATOR
GATYA DHANAWAN WIJAYA, Dr. Eng. F. Danang Wijaya, S.T., M.T. ; Bambang Sugiyantoro, Ir., M.T.
2014 | Skripsi | TEKNIK ELEKTROEnergi angin merupakan energi yang berpotensial digunakan sebagai penggerak mula, hanya saja potensi energi angin di Indonesia tidak bisa digunakan sebagai penggerak mula berkecepatan tinggi, disamping itu, generator fluks aksial yang dirancang adalah generator yang hanya memerlukan putaran rendah untuk berputar, maka dari itu energi angin cocok digunakan sebagai penggerak mula. Pada pengujian ini diuji pengisian ulang baterai lead acid menggunakan generator fluks aksial dengan kecepatan penggerak mula menirukan kecepatan angin menggunakan motor induksi yang dikendalikan dengan inverter 3 fase Dari pengujian berbeban resistor yang bertujuan menguji kemampuan generator aksial setelah dirangkai, didapatkan generator dapaat menghasilkan daya hingga 7,5 Watt pada resistansi sebesar 180 Ω, lalu menghasilkan daya sekitar 1 Watt pada beban dengan resistansi sekitar 1,8 kΩ Setelah itu diuji karakteristik pengisian baterai jika diterapkan metode constant voltage charging pada baterai tersebut. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa nilai arus akan terus turun, sedangkan tegangannya akan tetap konstan di level tegangan maksimum terminal baterai.
Wind energy is one of the energy that potentially used for a prime mover, but the wind energy in Indonesia can’t be use as high speed prime mover, on the other hand, there is an axial flux generator that doesn’t need high speed prime mover to operate. On this experiment will be tested a lead acid battery charging using axial flux generator with the prime mover mimicking the speed of wind using induction motor that controlled by a three phase inverter. From the experiment that intended to test the capability of the gemerator with resistor as a load, it is obtained that the generator can generate power about 7,5 Watt for a 180 Ω resistor, and about 1 Watt for a 1,8 kΩ resistor. After that, the battery charging characteristic will be tested if the constant voltage charging method is applied. From the experimental result, it is obtained that the current value will gradually decrease as the voltage will stay constant at the battery maximum voltage.
Kata Kunci : Generator sinkron magnet permanen fluks aksial,penyearah, inverter,motor induksi, battery management, battery charging