Laporkan Masalah

DAYA DUKUNG CANDI PANATARAN TERHADAP KEGIATAN WISATA (KAJIAN PHYSICAL CARRYING CAPACITY)

DENY SETYA AFRIYANTO, Andi Putranto, S.S.

2014 | Skripsi | ARKEOLOGI

ABSTRAK Daya Dukung Candi Panataran Terhadap Kegiatan Wisata (Kajian Physical Carrying Capacity) Topik : Studi mengenai korelasi antara kegiatan wisata dengan daya dukung fisik (Physical Carrying Capacity/PCC) Candi Panataran. Permasalahan : 1. Berapa daya dukung fisik Candi Panataran pada Halaman I, II, dan III? 2. Apakah jumlah pengunjung pada Halaman I, II dan III di Candi Panataran sudah sesuai dengan daya dukung fisiknya? 3. Bagaimana korelasi antara daya dukung fisik dengan aktifitas pengunjung? Tujuan : Untuk mengetahui nilai ambang batas kunjungan di Candi Panataran serta memunculkan rekomendasi untuk menyesuaikan aktifitas kunjungan dengan daya dukung fisiknya. Metode : Penelitian ini bersifat deskripsi analitis dengan penalaran induktif. Analisis dalam penelitian ini ialah kuantitatif yang digunakan untuk membandingkan data kunjungan dengan nilai daya dukung fisik Candi Panataran. Setelah melalui proses kuantifikasi, data diolah dengan menggunakan teknik analisis kualitatif untuk menarik kesimpulan serta memunculkan rekomendasi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Candi Panataran diketahui nilai daya dukung fisik pada Halaman I ialah 1152 orang per jam, Halaman II 667 orang per jam, dan Halaman III 24 orang per jam. Perbedaan durasi kunjungan yang tidak sesuai dengan kapasitas area wisata membuat area Halaman I dan Halaman II berada di bawah ambang batas daya dukung fisiknya sedangkan Halaman III sudah melampaui ambang batas daya dukung fisiknya.

ABSTRACT Carrying Capacity of Panataran Temple Towards Tourism Activity (Study of Physical Carrying Capacity) Topic: This research aims to show the correlation between tourism activity with physical carrying capacity of Panataran temple. Research Questions: 1. How many people per hour can be accomadated by the first, the second, and the third yard of Panataran temple? 2. Is the number of visitor to Panataran temple in the first, the second, and the third yard in accordance with its physical carrying capacity? 3. How is the correlation between physical carrying capacity with visitor�s activity? Objectives: This research tries to find out the threshold value of visit to Panataran temple and to yield recommendation for adjustment between tourism activity and its physical carrying capacity. Method: This research applies analytical descriptive and inductive approach. The data was analyzed by comparing the number of visitor and the carrying capacity of the temple. After coming through quantification process, the data was treated by qualitative analysis in order to draw conclusion and to get recommendation. Conclusion: Based on a research towards the carrying capacity of Panataran temple, it is known that the value of physical carrying capacity in the first yard is 1152 people/hour, while the second yard is 667 people/hour, and the third yard is 24 people/hour. The difference of duration on the visiting process which is not in accordance with the capacity of tourism area, makes the first and the second yard are on the below of the threshold value of physical carrying capacity. Meanwhile, the third yard is already exceeding the threshold value of physical carrying capacity.

Kata Kunci : Kata Kunci: Candi Panataran, daya dukung fisik, pariwisata, pengunjung. Keywords: Panataran Temple, Physical Carrying Capacity, tourism, visitor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.