KOMBINASI SPEKTROFOTOMETRI INFRAMERAH DAN KALIBRASI MULTIVARIAT UNTUK PENETAPAN KADAR RIFAMPISIN, ISONIAZID, PIRAZINAMID DAN ETAMBUTOL HIDROKLORIDA DALAM SEDIAAN MULTIKOMPONEN 4FDC
Zakiah Kurniati, Dr. Abdul Rohman, M.Si., Apt.
2014 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiPenetapan kadar secara simultan dari dua atau lebih kombinasi obat banyak dilakukan dengan metode kromatografi yang memerlukan biaya besar dan waktu yang lama, sehingga kurang sesuai untuk kontrol kualitas rutin. Dalam bentuk larutan, rifampisin sangat tidak stabil sehingga menjadi kendala dalam analisis dengan kromatografi maupun spektrofotometri. Hal ini menjadi tantangan untuk mengembangkan metode analisis yang sederhana, cepat, tidak memerlukan biaya besar serta meminimalkan penggunaan reagen. Spektrofotometri inframerah (IR) dikombinasikan dengan kalibrasi multivariat banyak dikembangkan untuk analisis obat multikomponen. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar rifampisin, isoniazid, pirazinamid dan etambutol HCl dalam sediaan 4FDC menggunakan metode spektrofotometri IR–kalibrasi multivariat partial least square (PLS). Analisis multikomponen dengan spektrofotometri IR–kalibrasi multivariat dilakukan dalam 3 tahap, yaitu kalibrasi model, validasi dan penetapan kadar sampel. Evaluasi metode didasarkan pada nilai root mean square error of calibration (RMSEC), root mean square error of cross validation (RMSECV), root mean square error of prediction (RMSEP) dan predicted error sum of square (PRESS) yang mendeskripsikan presisi, dan berdasarkan koefisien determinasi (R2) yang mendiskripsikan akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode spektrofotometri IR-kalibrasi multivariat PLS dapat digunakan untuk penetapan kadar obat 4FDC. Rentang bilangan gelombang optimal untuk analisis rifampisin adalah dengan kombinasi bilangan gelombang 433 – 1552 cm-1 dan 1756 – 3412 cm-1, isoniazid di bilangan gelombang 433 – 873 cm-1, pirazinamid di bilangan gelombang 1714 – 2756 cm-1 dan etambutol HCl di bilangan gelombang 1552 – 2970 cm-1. Dari hasil validasi diperoleh nilai PRESS 0,00392%, RMSEP 0,01979% dan R2 0,990 untuk rifampisin; nilai PRESS 0,011724%, RMSEP 0,03424% dan R2 0,977 untuk isoniazid; nilai PRESS 0,007604%, RMSEP 0,027575% dan R2 0,992 untuk pirazinamid; dan nilai PRESS 0,003368%, RMSEP 0,018351% dan R2 0,998 untuk etambutol HCl.
Some analytical techniques used for the simultaneous determination of two or more active substances are carried out using chromatographic technique, which requires high cost and time consuming, making it unfavourable in routine application. Rifampicin is unstable in solution which becomes a problem in analysis with chromatography or spectrophotometry. This study aimed to develop a fast, inexpensive, simple, and reliable method for the determination of rifampicin (RIF), isoniazid (INH), pyrazinamide (PZA) dan ethambutol hydrochloride (ETH) based on infrared spectrophotometry in combination with multivariate calibrations, especially partial least square (PLS). The utility of chemometrics-assisted infrared spectrophotometry based on PLS for determination of drug combinations has been developed. Analysis of active component using infrared spectrophotometry-PLS is carry out in three phases, namely calibration, validation and sample assay. Calibration model is evaluated by the value of root mean square error of calibration (RMSEC), root mean square error of cross validation (RMSECV), root mean square error of prediction (RMSEP) and predicted error sum of square (PRESS) as precision criteria and coefficient of determination (R2) as accuracy criteria. Results of the study showed that multivariate calibration-assisted infrared spectrophotometry based on PLS can be used for determination of rifampicin, isoniazid, pyrazinamide dan ethambutol hydrochloride. The optimized wavenumber range for determination of RIF contents was 433 – 1552 cm-1 and 1756 – 3412 cm-1, 433 – 873 cm-1 for INH, 1714 – 2756 cm-1 for PZA, and 1552 – 2970 cm-1 for ETH. The PRESS values of RIF, INH, PZA and ETH contents was 0,00392%, 0,011724%, 0,007604% and 0,003368% respectively. RMSEP values of RIF, INH, PZA and ETH contents was 0,01979%, 0,03424%, 0,027575% and 0,018351% respectively. The value of R2 was 0,990, 0,977, 0,992 and 0,998 for RIF, INH, PZA and ETH respectively.
Kata Kunci : inframerah, rifampisin, isoniazid, pirazinamid, etambutol HCl, partial least square