Laporkan Masalah

PENGARUH JENIS EDUKASI KESELAMATAN BERKENDARA TERHADAP PEMAHAMAN CALON PENGENDARA MOBIL DALAM MENGHADAPI KONFLIK LALU LINTAS

Chancard Basumerda, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Teknik Industri

Data kecelakaan di Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kecelakaan yang masih cukup tinggi. Faktor manusia mempunyai resiko yang sangat tinggi saat berkendara karena dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah tidak disiplin, tidak terampil dalam berkendara, lelah, dan tidak memahami beberapa peraturan atau ketentuan tata cara berlalu lintas. Edukasi mengenai tata cara berlalu lintas sangat mudah didapatkan oleh pengendara melalui media cetak maupun elektronik. Walaupun informasi mengenai berlalu lintas yang baik sudah banyak, hal tersebut tidak mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Beberapa edukasi yang sudah ada mungkin kurang efektif bagi calon pengendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis edukasi yang efektif untuk keselamatan berkendara terhadap pemahaman calon pengendara mobil dalam menghadapi konflik lalu lintas. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 responden yang berumur 15-17 tahun yang terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu 10 responden dengan Visual (Teks), 10 responden dengan Visual (Gambar), dan 10 responden dengan Audio Visual (Instruktur), para responden melakukan pre test dan post test. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa jenis edukasi mempengaruhi tingkat pemahaman calon pengendara mobil, jenis edukasi yang efektif untuk keselamatan berkendara terhadap pemahaman calon pengendara mobil dalam menghadapi konflik lalu lintas adalah Visual (Gambar) dan Audio Visual (Instruktur).

Data of traffic accidents in Indonesia reveal high rate of traffic incidence. Lack of discipline, low driving skill, poor knowledge of traffic rules of drivers are at high risk. Education on traffic rules can be obtained easily from both printed and electronic media. Large amount of information on safety driving, however, has not significantly reduced traffic accident rate. Some types of education on safety driving available at present may not be effective for would-be drivers. The objective of the study was to identify the effective education in safety driving on the knowledge of perspective drivers when encountering traffic conflict. The study was conducted on 30 respondents aged 15-17 yeras, who were classified into 3 groups: 10 respondents used visual texts, 10 respondents used visual pictures, and 10 respondents used Audio Visual (an instructor). All respondents took pre-test and post-test. The result showed the type of education influenced would-be drivers' comprehension. Visual pictures and audio visual (an instructor) were the most effective types of education on safety driving for perspective drivers.

Kata Kunci : pre test dan post test


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.