METODE FOTODEGRADASI TERKATALIS TITANIUM DIOKSIDA (TiO2) UNTUK PENGURANGAN KADAR SURFAKTAN DALAM LIMBAH LAUNDRY
RIZKI AMALIYAH, Prof. Dr. Mudasir, M.Eng.
2014 | Tesis | S2 Ilmu KimiaSebagai salah satu upaya untuk mengatasi pencemaran yang disebabkan limbah buangan usaha laundry, telah dilakukan penelitian penerapan metode fotodegradasi terkatalis TiO2 untuk mengurangi kadar surfaktan anionik pada air limbah laundry. Fotodegradasi dilakukan dengan melakukan penyinaran campuran larutan limbah laundry dan fotokatalis TiO2 menggunakan sinar UV sebagai sumber foton disertai pengadukan dengan sistem batch dalam reaktor tertutup, dengan mempelajari pengaruh beberapa parameter yaitu massa fotokatalis TiO2 dan waktu penyinaran terhadap fotodegradasi surfaktan. Analisis kadar surfaktan anionik sebelum dan setelah fotodegradasi dilakukan secara spektrofotometri menggunakan metode Methtylen Blue Active Substances (MBAS) yang telah tervalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TiO2 sebagai fotokatalis dapat meningkatkan jumlah surfaktan terdegradasi dari 33,14% menjadi 96,68% dan peningkatan massa TiO2 dapat meningkatkan fotodegradasi surfaktan hingga mencapai maksimum pada penambahan TiO2 0,6 mg/mL. Semakin lama waktu penyinaran juga meningkatkan jumlah surfaktan terdegradasi hingga 24 jam dengan hasil degradasi maksimum sebesar 96,69%. Jumlah surfaktan yang terdegradasi relatif tidak bertambah pada waktu penyinaran yang lebih lama. Kristalinitas TiO2 mengalami penurunan setelah digunakan dalam fotodegradasi yang diduga karena interaksi antara surfaktan dan TiO2.
In order to reduce environmental contamination caused by laundry wastewater, application of photodegradation method catalyzed by TiO2 to anionic surfactant in laundry wastewater was studied. Photodegradation was carried out by irradiating a mixture of wastewater and TiO2 with UV rays as photon source in a closed UV reactor installed with magnetic stirrer. In this photodegrdation, the effect of quantity of TiO2 photocatalyst and photodegradation time was evaluated. Analysis of anionic surfactants before and after photodegradation was carried out by spectrophotometry UV-Visible method as Methylene Blue Active Substances (MBAS). This MBAS method was validated by several validation parameters. The result showed that the addition of TiO2 as photocatalyst increases the concentration of degradated anionic surfactant from 33,14% to 96,68%. Degradation increased with the addition of TiO2 up to 0,6 mg/mL. The longer exposure time also increased the concentration of degradated anionic surfactant up to 24 hours with optimum degradation of 96,69%. Photodegradation was relatively constant at a longer exposure time. The TiO2 crystallinity decreased after being used for photodegradation due to the interaction between the surfactant and TiO2.
Kata Kunci : Surfaktan anionik, Fotodegradasi, TiO2, MBAS