HUBUNGAN ANTARA SKOR DETEKSI DINI RISIKO ALERGI DENGAN KEJADIAN DERMATITIS ATOPI PADA ANAK
Novita Donnawati Damanik, dr. Sumadiono, Sp.AK.
2014 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSLatar Belakang: Dermatitis atopi adalah penyakit kronis yang cenderung meningkat tidak hanya di negara barat, tapi juga di negara berkembang. Dermatitis atopi dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu cara untuk menilai faktor risiko dermatitis atopi adalah dengan kartu deteksi dini risiko alergi. Keuntungan kartu ini adalah mudah, praktis, dapat dikerjakan oleh tenaga kesehatan dan orangtua. Tujuan: Untuk menilai hubungan antara skor deteksi dini dengan kejadian dermatitis atopi pada anak Metode: Desain penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol. Anak dengan dermatitis atopi berusia 0 – 5 tahun, dilakukan wawancara terhadap ayah, ibu dan saudara kandungnya dengan mennggunakan kuesioner Deteksi Dini Risiko Alergi yang kemudian skornya dibagi ke dalam tiga kriteria: tinggi, sedang, kecil. Anak sehat sebagai kontrol juga dilakukan wawancara yang sama terhadap ayah, ibu dan saudara kandungnya kemudian di skor dan dibagi berdasarkan kriteria. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square, tingkat kemaknaan dinyatakan dalam Interval Kepercayaan ( IK ) 95% untuk masingmasing Odd Ratio (OR) . Hasil: Sebanyak 87% anak pada kelompok kasus memiliki skor deteksi dini yang tinggi, dibandingkan 13% pada kelompok kontrol, dimana skor tinggi memiliki risiko 10 kali menderita dermatitis atopi dibanding anak dengan skor sedang dan skor rendah dengan OR 10 (p= 0,001, 95 % CI 2-50,6). Manifestasi alergi ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dermatitis atopi pada anak dibanding manifestasi ayah dan saudara kandung Kesimpulan:Skor deteksi dini risiko alergi memiliki hubungan dengan dermatitis atopi pada anak
Background: Atopic dermatitis is a chronic disease which prevalence tends to increase not only in developed countries but also in developing countries. One of strategies to assess the risk factors for atopic dermatitis is using allergy trace card. The advantage of this card is easy, practical, can be done by health workers and parents. Objective: To assess the relationship between allergy trace card score and atopic dermatitis in children. Methods: This study use case control study design. Children with atopic dermatitis aged 0-5 years were recruited as cases. Controls were healthy children matched with age, no tobacco smoke exposure and no furry pets at house. Subjects were then grouped based on high, moderate and low allergic scores. Statistical analysis using Chi Square test, significance level expressed in Confidence Intervals (CI) 95% to the respective odds ratios (OR). Results: A total of 87% of the children in the case group had higher scores of early detection, compared to 13% in the control group. Children with high scores had 10 times the odds of suffering from atopic dermatitis scores compared with children with moderate and low scores (p = 0.001 , 95% CI 2-50,6). Manifestations of allergic mothers had a strong association with the incidence of atopic dermatitis in children than fathers and siblings manifestation. Conclusion:Allergy trace card score have a relationship with atopic dermatitis in children.
Kata Kunci : -