DAYA REPELAN CAMPURAN MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus Hystrix) DAN MINYAK SERE (Cymbopogon nardus) DALAM SEDIAAN GEL TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti
YUANDINI USWATUN HASANAH, Dra. Tri Murini, Apt., M.Si, Dr. Tri Baskoro T.S M.Sc., PhD
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan kematian dalam waktu singkat dan sering menimbulkan wabah. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yaitu oleh vektor utama nyamuk Aedes aegypti. Virus ini akan berpindah dari satu manusia ke manusia lain melalui air liur nyamuk pada saat mengigit. Salah satu cara yang praktis dan ekonomis dalam pencegahan gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan repelan. Repelan botani dianggap aman bagi anak- anak. Campuran minyak atsiri jeruk purut dengan minyak sere diharapkan mampu memperpanjang waktu proteksi.
Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) had become one of Indonesia's major health problem. It's transmitted by vector Aedes aegypti. The use of repellent is an economic and easiest way to avoid mosquito's bitting. Repelan botanical considered safe for children. The Mixture of essential oil of Citrus hystrix between lemongrass oil expected to extend protection.
Kata Kunci : Demam Berdarah dengue, Aedes aegypti, gel, minyak atsiri jeruk purut, minyak sere.