Laporkan Masalah

Prevalensi Dislipidemia pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2011 dan 2012

FENY RAFNASARI, dr. Achmad Djunaidi,S.U,AIFM;Dra. Neni Trilusiana Rahmawati,M.Kes,Ph.D

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu sindrom neurologi yang merupakan ancaman terbesar dalam menimbulkan kecacatan pada usia dewasa. Prevalensi stroke di Indonesia ditemukan sebesar 12.1 per 1000 penduduk. Prevalensi di RSUD Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau masih tinggi yang dapat berhubungan dengan faktor risiko dislipidemia. Tujuan: Penelitian ini beertujuan memberikan data prevalensi dislipidemia pada pasien stroke iskemik di RSUD Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau periode tahun 2011 dan 2012. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif retrospektif data sekunder dari catatan medik pasien stroke di RSUD Karimun dengan rancangan penelitian potong-lintang (cross sectional study). Subjek penelitian adalah pasien rawat inap bagian neurologi di RSUD Kab. Karimun periode tahun 2011 dan 2012. Hasil: Subjek yang mengalami dislipidemia adalah sebesar 87% pada tahun 2011, dan 84% pada tahun 2012. Berdasarkan profil lipid, profil LDL tinggi dengan HDL normal memiliki jumlah terbanyak untuk tahun 2011 dan 2012 dengan persentase 58% pada tahun 2011. Kesimpulan: Persentase pasien stroke di RSUD Karimun yang memiliki dislipidemia pada tahun 2011 dan 2012 lebih besar dari yang tidak memiliki dislipidemia dengan jumlah sebesar 87% dan 84%. Rentang usia yang paling banyak menderita stroke pada usia 60-69 tahun sebesar 37,5% pada tahun 2011 dan 2012.

Background: Stroke is a neurological syndrome which is the biggest threat in the cause of disability in adulthood. Prevalence of stroke in Indonesia was found to be 12.1 per 1000 of population. Prevalence of stroke in RSUD Karimun Kepulauan Riau Province is still high which may be associated with dyslipidemia as risk factor. Objective: The aim of this study to present the prevalence data of dyslipidemia in patients with ischemic stroke in RSUD Karimun Kepulauan Riau Province in 2011 and 2012. Method: This study is a retrospective descriptive secondary data from medical records of stroke patients in RSUD Karimun with cross sectional study. Subjects were inpatients of neurology at the RSUD Karimun period in 2011 and 2012. Result: Subjects had dyslipidemia is 53 (87%) in 2011, and 46 (84%) in 2012. Based on lipid profiles, high LDL profile with normal HDL has the highest number in 2011 and 2012 with a percentage of 58% and 39%. Conclusion: The percentage of stroke patients in RSUD Karimun Kepulauan Riau Province who have dyslipidemia in 2011 and 2012 is greater than that do not have dyslipidemia in the amount of 87% and 84%. The age range of the most suffered strokes in 2011 and 2012 was 60-69 years with a percentage of 37.5%.

Kata Kunci : prevalence, ischemic stroke, dyslipidemia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.