Laporkan Masalah

UPAYA PENINGKATAN KESELAMATAN PADA RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN DI KABUPATEN CIAMIS

AHMAD EPENDI, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Mag. S. & T.Transportasi

Jumlah kecelakaan yang terjadi di kabupaten Ciamis selama 3 (tiga) tahun terakhir terus meningkat dan menyebabkan jumlah korban jiwa ( meninggal, luka berat, luka ringan) semakin bertambah setiap tahunnya. Dari data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa salah satu ruas jalan sering terdapat kejadian kecelakaan adalah jalan Jenderal Sudirman Km 2,8 – 3,9. Kondisi arus lalu lintas dan kecepatan pada ruas jalan Jenderal Sudirman cukup tinggi dikarenakan fungsinya sebagai jalan arteri dan jalan nasional, namun tata guna lahan di sekitar ruas jalan tersebut yang meliputi pertokoan, perumahan, perkantoran, sekolah dan tempat ibadah menyebabkan sering terjadinya konflik dan permasalahan lalu lintas terutama di bidang keselamatan jalan, baik keselamatan pengemudi maupun keselamatan pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat keselamatan dalam berlalu lintas baik bagi pengemudi maupun bagi pejalan kaki pada ruas jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Ciamis. Hal tersebut dilaksanakan dengan melakukan observasi dan identifikasi kondisi eksisting di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudirman meliputi kondisi kinerja jalan, kondisi keselamatan lalu lintas dan kondisi pejalan kaki pada ruas jalan tersebut, sehingga didapat usulan penangan berdasarkan hasil analisa data yang telah dikumpulkan baik data primer maupun data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya jumlah kejadian kecelakaan pada ruas jalan jenderal Sudirman di kabupaten ciamis sebagian besar disebabkan oleh kesalahan dari faktor manusia yang dipengaruhi kondisi eksisting desain geometrik jalan, tingkat ketegasan dalam penerapan peraturan lalu lintas oleh instansi terkait dan tingginya arus kendaraan yang keluar masuk melalui akses lokal pada ruas jalan Ciung Wanara dan jalan Tunjungsari. Oleh karena itu perlu adanya pendekatan sosial berupa peningkatan kewaspadaan dan keselamatan bagi pengemudi dan pendekatan teknik (engineering) berupa pembuatan pembatas lajur di sebelah kanan sepanjang 900 meter untuk membatasi akses jalan lokal yang mengganggu arus lalu lintas pada lajur jalan utama serta penegasan peraturan lalu lintas dan pembangunan fasilitas penyebrangan bagi pejalan kaki yang bisa melindungi keselamatan dan kenyamanan penggunanya.

The number of accidents happened in Ciamis for the 3 (three) last years had been increase and cause the number of casualties (dead, wounded, minor injuries). From the data which is obtained, it can be noted that one of the roads there were frequent occurrences of accidents is Sudirman Street Km 2.8-3.9. Conditions of traffic flow and speed on the road of Sudirman is quite high due to its function as an arterial road as well as national road, but the land use in the vicinity of the roads which include retail, residential, offices, schools and places of worship are causing of conflicts and traffic problems especially in the field of road safety, the driver's safety as well as good pedestrian safety. The aims of this research is to improve the level of safety in traffic either for the driver as well as for pedestrians on Sudirman road. It is implemented by performing observation and identification of existing condition along sudirman roads include road performance conditions, conditions of traffic safety and pedestrian conditions on the roads, so that the obtained proposals based on the results of analysis data handlers that have collected primary data and good secondary data. The results showed that the high incidence of accidents on roads Sudirman in ciamis was largely caused by a fault of the human factor that influenced by road geometric design of existing condition, the level of law enforcement and the high flow of vehicles that through local access on Ciung Wanara road and Tunjungsari. Hence, its necessary a social approach in the form of increased alertness and safety for the driver and also need a technical approach (engineering) in the form of right-lanes limiting along 900 meter to restrict the local access roads which disturb the flow of traffic on major roads and lanes affirmation of traffic rules and the construction of facilities for pedestrians crossing that could protect the safety and comfort of users.

Kata Kunci : Keselamatan lalu lintas, Pejalan Kaki, Kecelakaan lalu lintas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.