Laporkan Masalah

OPTIMASI DISTRIBUSI MULTIPLE PRODUCTS PADA MULTIPLE BUYERS MENGGUNAKAN MULTI-VEHICLE PADA CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM

ZITA IGA PRAMUDITHA, Nur Aini Masruroh, S.T., M.Sc., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Teknik Industri

Sistem distribusi merupakan salah satu kegiatan yang paling utama dalam sebuah perusahaan untuk dapat menjangkau customer. Dalam penelitian ini dibangun model untuk sistem distribusi untuk multiple products dari single distribution center ke multiple buyers dalam supply chain network. Karakteristik dari sistem distribusi tersebut diantaranya dinamik, karena variabel yang ada dalam sistem berubah terhadap waktu seperti customer yang dikunjungi dan demand yang dipesan. Selain itu sistem juga memiliki karakter diskrit dan deterministik. Diskrit karena tidak perubahan yang perlu digambarkan sepanjang waktu. Perubahannya dapat dilihat pada waktu-waktu tertentu saja, seperti jumlah demand yang dipesan dapat diamati setiap hari. Deterministik merupakan asumsi yang digunakan dalam penelitian ini, fluktuasi demand dari sistem dianggap kecil. Sistem distribusi dalam penelitian ini merupakan sistem tertutup karena tidak ada objek dalam sistem yang berinteraksi dengan objek diluar sistem. Time scale atau indikasi lamanya perubahan yang signifikan dari sistem terjadi dalam satuan hari. Hasil dari pembangunan model mengenai vehicle routing problem digunakan untuk menentukan rute pengiriman customer dan armada yang digunakan pada proses distribusi dari DC kepada retailer. Sistem distribusi yang diamati dalam penelitian ini adalah sistem distribusi multiple products di PT. Kimia Farma Trading and Distribution wilayah Yogyakarta. Pengiriman dilakukan ke 56 customer untuk setiap periode pengiriman. Model yang dikembangkan dengan karakteristik integer linear programming ini menggunakan variabel keputusan integer binner yaitu untuk menentukan customer yang akan dikunjungi oleh satu armada. Kemudian model dibangun dan dicari solusinya menggunakan aplikasi software LINGO. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari LINGO kemudian dapat dibentuk rute pengiriman untuk melihat jalur yang dilalui masing-masing armada. Pada saat customer motor berada dijalur yang dilalui mobil maka customer tersebut akan dikunjungi oleh mobil. Optimasi yang dilakukan pada penelitian ini berhasil menurunkan biaya distribusi sekitar 22,97% dibandingkan dengan existing condition dan 1,67% dan saving time sebasar 233,88 menit dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Pada penelitian ini juga dibuat empat skenario pengiriman untuk memberikan alternatif bagi perusahaan dalam menerapkan proses distribusi yang paling sesuai dengan kondisi internal perusahaan. Biaya yang diperlukan untuk melakukan pengiriman ke semua cutomer dari hasil optimasi lebih pendek dari real system yang sekaligus menunjukkan model yang dibangun dapat memenuhi tujuan penelitian.

Distribution system is one of the most important activities within company for reaching its customers. The location differences of the customers can be solved by applying efficient distribution system. Distribution system which is not doing properly will also cause raising overall company expenses. Thus, having optimized distribution system is a necessity for every company. A mathematical model of Vehicle Routing Problem is built in this research. The system that has been observed in this research is PT. Kimia Farma Trading and Distribution Yogyakarta. The model characteristics are single distribution center, multiple products, multiple buyers. Distribution center delivers the multiple produtcs to 56 customers a day. Integer linear programming is used to built the model and the decision variable is in the form of binary integer. The objective function of the model is to minimize distribution cost at each period. The mathematical model is solved using LINGO. The result of the model is compared to the existing system to determine the system having less cost in distribution system. Based on the optimizing process, the vehicle route can be evaluated. The motorcycle customer which are located in a car route are delivered by car. By doing this, the delivery cost decreases about 22,97% compared to the exiting condition. The distribution cost also decreses about 1,67% and time saving 233,88 minutes compared to the my previous research. In this research, there are four distribution scenarios that provide the alternatives to do distribution which may be the consideration for the distribution center.

Kata Kunci : multiple products, multiple buyers, multi-vehicle, vehicle routing problem


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.