Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN KEPARIWISATAAN PANTAI BARON DITINJAU MENGGUNAKAN TEORI MIOSSEC

NURIZKA FIDALI, Dr. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng, Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur Pariwisata

Penelitian ini pada dasarnya mempunyai tiga tujuan, yaitu [1] mengetahui dan mendokumentasikan kepariwisataan di Pantai baron; [2] mengetahui tahapan serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kegiatan kepariwisataan di Pantai baron; [3] merekomendasikan upaya-upaya pengembangan kegiatan kepariwisataan di Pantai baron. Untuk mencapai tujuan tersebut metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan bersumber dari wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menilai kondisi perkembangan. Aspek-aspek yang dinilai adalah, [1] aspek resort; [2] aspek transportasi; [3] aspek perubahan sikap wisatawan; dan [4] aspek sikap pemerintah dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepariwisataan yang telah berkembang adalah atraksi; aksesibilitas; akomodasi; fasilitas dan servis; fasilitas pendukung; kunjungan wisatawan; pengelolaan; serta peran masyarakat. Tahapan perkembangan menunjukkan Aspek Resort berada di fase 2 dengan faktor pendukung adalah dukungan lahan dan dukungan infrastruktur. Sedangkan faktor penghambat adalah minimnya atraksi dan dukungan investor. Aspek Transportasi berada di fase 1 dengan faktor pendukung adalah tersedianya fasilitas dan jaringan transportasi. Faktor penghambat adalah terbatasnya jumlah, moda transportasi, kualitas jaringan transportasi. Aspek Wisatawan berada di fase 2 dengan faktor pendukung atraksi, daya dukung lingkungan serta penerimaan masyarakat, faktor penghambat adalah media promosi yang terbatas. Aspek Pemerintah dan Masyarakat lokal berada di fase 2 dengan faktor pendukung adalah regulasi dan sikap masyarakat, faktor penghambat adalah pandangan pemerintah terhadap kawasan masih bersifat umum serta peran masyarakat masih terbatas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kawasan wisata Pantai Baron memiliki potensi kepariwisataan berbasis alam yang didukung dengan fasilitas akomodasi, infrastruktur, dan jaringan aksesibilitas yang cukup memadai. Selanjutnya potensi tersebut masih dapat dikembangkan dengan melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat.

This research basically have three target, that is [1] knowing and documenting tourism in Baron Beach; [2] knowing step and also factors influencing growth activity of tourism in Baron beach; [3] recommending development efforts activity of tourism in Baron beach. To reach the target of used by research method is descriptive qualitative used data stem from interview, observation and also documentation. Data analysis conducted to know potency and its development assessed by aspect is [1] resort aspect; [2] transportation aspect; [3] aspect of tourist; and [4 ] aspect governmental and local community. Result of research indicate that tourism which have expanded is attraction; accessibility; accommodation; service and facility; supporter facility; tourist visit; management; and also role of society. Growth step resort aspect is reside in phase 2 with supplementary factor is area support, and infrastructure support. While resistor factor is attraction and investor support. Transportation aspect reside in phase 1 with supplementary factor is available of strategic transportation network and facility, resistor factor is the limited amount, frequency, transportation type, distance and also the quality of transportation network. Tourist Aspect reside in phase 2 with attraction supplementary factor, energy support environment and also acceptance of society. Resistor factor is limited promotion media. Aspect Governmental and Local community reside in phase 2 with supplementary factor is community attitude and regulation. Resistor factor is governmental view to area still have the character of public and also role of community still is limited. Based on result of the research hence can be concluded that Baron beach tourism area have tourism potency base on supported nature with facility accommodate and accessibility network which adequate. Here in after the potency admit of to be developed by entangling government, private sector and community.

Kata Kunci : Kepariwisataan, Fase Pengembangan, Pantai Baron


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.